Pencarian

Perkuat Penanganan Karhutla Gambut di Sumatera Selatan, Mabes Polri Kirim 4.000 Liter Formula Pemadam X-Fire

Senin, 07 September 2026 • 15:12:31 WIB
Perkuat Penanganan Karhutla Gambut di Sumatera Selatan, Mabes Polri Kirim 4.000 Liter Formula Pemadam X-Fire
Sebanyak 4.000 liter formula pemadam X-Fire dalam 200 jerigen disiapkan untuk dikirim dari Gudang Slog Polri menuju Sumatera Selatan.

PALEMBANG — Kepolisian Negara Republik Indonesia mendistribusikan ribuan liter cairan formula pemadam X-Fire menuju wilayah Sumatera Selatan untuk menunjang operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan. Sebanyak 4.000 liter cairan tersebut dikemas rapi ke dalam 200 jerigen berkapasitas 20 liter.

Pengiriman bantuan logistik penanganan karhutla diberangkatkan langsung dari Gudang Slog Polri sejak Minggu (6/9/2026). Dua unit truk dikerahkan untuk membawa pasokan tersebut, dengan muatan masing-masing 100 jerigen atau setara 2.000 liter formula pemadam per kendaraan menuju jajaran Polda Sumatera Selatan.

Komposisi Campuran Formula X-Fire dan Penggunaan Air

Formula X-Fire disiapkan untuk menghadapi titik api pada kawasan yang memiliki karakteristik lahan gambut. Dalam penerapannya di lapangan, cairan ini tidak disemprotkan secara murni melainkan harus diaduk bersama air.

Komposisi racikan membutuhkan 200 liter formula X-Fire yang dilarutkan ke dalam 800 liter air untuk menghasilkan total 1.000 liter campuran bahan pemadam. Takaran tersebut dirancang agar penggunaan cadangan air di lapangan jauh lebih hemat, mengingat akses jalan dan kondisi geografis kerap menghambat gerak kendaraan penyuplai air ke titik api.

Guna mematikan bara api di dalam lapisan gambut secara efektif, regu pemadam dapat menerapkan teknik penyiraman spiral. Petugas membasahi lahan secara bertahap mulai dari lingkar luar menuju pusat kobaran api guna menahan laju rambatan sekaligus mempercepat proses pendinginan tanah.

Kecepatan Respons Penanganan di Lapangan

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa penguatan sarana dan prasarana darat ini penting untuk membatasi penyebaran karhutla yang berpotensi meluas secara mendadak.

“Polri terus memperkuat dukungan terhadap jajaran di wilayah dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta, Senin (7/9/2026).

Trunoyudo menambahkan, kunci utama keberhasilan di area gambut bergantung pada kesiapsiagaan seluruh komponen regu dan strategi pemadaman yang dipakai.

“Penanganan karhutla membutuhkan sinergi antara kesiapan personel, dukungan peralatan, metode pemadaman yang tepat, serta kecepatan dalam merespons setiap titik api,” katanya.

Pencegahan Dini dan Penegakan Hukum

Upaya kepolisian mengendalikan karhutla tidak bertumpu pada penyemprotan api semata. Pengawasan wilayah, deteksi dini, pemantauan titik panas, hingga penyiapan personel tetap dijalankan secara terpadu.

Langkah penegakan hukum juga dipastikan berjalan tegas menyasar pihak-pihak yang terbukti sengaja menyulut kebakaran hutan dan lahan. Upaya hukum menjadi bagian dari penindakan menyeluruh di wilayah Sumatera Selatan.

Polri turut mengajak masyarakat, korporasi, serta jajaran pemerintah daerah untuk menjaga kelestarian lingkungan gambut. Deteksi dan pencegahan sejak awal dinilai lebih manjur mencegah kerusakan ekosistem ketimbang menunggu titik api membesar.

Sumber: teropongpublik.co.id

Follow liputanharian.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks