PADANG PANJANG — Ancaman gangguan kesehatan akibat kabut asap karhutla direspons cepat jajaran Polres Padang Panjang. Selain membekali personel dengan alat pelindung diri, polisi juga terjun ke tengah warga untuk membagikan masker sekaligus menyampaikan imbauan pencegahan kebakaran.
Kapolres Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi menekankan bahwa kesiapsiagaan menghadapi karhutla tidak hanya soal pemadaman api, tetapi juga melindungi personel dan masyarakat dari dampak ikutannya.
Antisipasi Gangguan Kesehatan Personel Saat Bertugas
Pembagian masker kepada personel dilakukan di Mako Polres Padang Panjang. Langkah ini diambil menyusul potensi penurunan kualitas udara yang bisa mengganggu tugas anggota di lapangan.
“Kesehatan seluruh personel menjadi perhatian kita bersama. Dengan adanya potensi dampak asap akibat kebakaran hutan dan lahan, kami membagikan masker kepada seluruh personel sebagai langkah antisipasi dan perlindungan kesehatan,” ujar Wisnu Hadi.
Ia meminta para anggotanya menggunakan masker saat dibutuhkan dan menjaga kondisi tubuh. Kewaspadaan terhadap berbagai kemungkinan dampak karhutla juga diminta terus ditingkatkan.
Warga Diimbau Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan
Upaya preventif tidak berhenti di lingkungan internal. Setelah pembagian masker internal, jajaran Polres Padang Panjang langsung bergerak menyasar masyarakat yang masih beraktivitas di luar rumah.
Warga diingatkan memakai masker apabila kualitas udara memburuk. Mereka yang beraktivitas di luar ruangan juga diminta mengurangi kegiatannya jika paparan asap semakin pekat.
“Pembagian masker ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kami kepada masyarakat untuk mengantisipasi dampak kabut asap akibat karhutla. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga kesehatan, menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah apabila diperlukan, serta bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” kata Wisnu Hadi.
Warga Diminta Tak Lakukan Aktivitas Pemicu Karhutla
Kapolres mengajak masyarakat menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan. Kewaspadaan warga disebut menjadi kunci agar karhutla tidak meluas dan menimbulkan dampak lebih besar.
AKBP Wisnu Hadi mengingatkan warga untuk segera meningkatkan kewaspadaan saat kondisi udara mulai memburuk akibat asap. Keselamatan dan kesehatan disebut sebagai prioritas utama.
Melalui langkah tersebut, Polres Padang Panjang menegaskan komitmennya tetap hadir di tengah masyarakat. Pelayanan kepolisian diharapkan tetap berjalan normal meski dihadapkan pada ancaman gangguan kualitas udara.