Pembagian masker telah dilakukan setiap hari sejak 21 Agustus 2026. Hingga hari ini, tercatat sekitar 1.000 masker telah disalurkan ke warga yang terdampak kabut asap.
“Terhitung hingga hari ini ada sekitar 1.000 masker yang telah dibagikan ke warga terdampak kabut asap di wilayah Sui Ambawang,” ujar Kabag Tanggap Darurat, Pemulihan dan Rekonstruksi DMC Dompet Dhuafa, Eka Suwandi.
Pos Medis dan Aksi Pemadaman
DMC Dompet Dhuafa bersama Dompet Umat juga membuka layanan pos medis di Dusun Lintang Batang. Layanan ini menyasar warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.
“Kami juga masih turun dalam aksi pemadaman karhutla di wilayah Kubu Raya yang masih banyak terdapat titik panas,” ungkap Eka. Ia menambahkan, “Semoga ikhtiar kami bisa membantu mengurangi beban yang diderita warga terdampak karhutla.”
Krisis Kabut Asap di Kalimantan
Kabut asap akibat karhutla telah menyelimuti sejumlah wilayah di Kalimantan sejak dua bulan terakhir, terhitung dari awal atau pertengahan Juli hingga Agustus 2026. Kebakaran yang menghanguskan ribuan hektare lahan ini membuat kualitas udara di Kalimantan berada di level membahayakan.
Merujuk pada Permen LHK No. 14 Tahun 2020 tentang Indeks Standar Pencemar Udara, kualitas udara dalam rentang 0-50 masuk kategori baik. Namun, kondisi di lapangan menunjukkan angka ISPU yang jauh lebih tinggi, mengancam kesehatan masyarakat setempat.