LIPUTANHARIAN.CO.ID — Setelah bertahun-tahun dinanti, kehadiran iPhone lipat akhirnya memasuki babak final. Laporan dari sumber yang dekat dengan rantai pasokan Apple mengindikasikan perangkat tersebut akan diperkenalkan secara resmi pekan depan. Yang belum pasti hingga kini adalah nama dagangnya: akankah mengikuti pola lini produk lain atau justru melahirkan identitas baru?
Kabar terbaru menyebut kemungkinan nama iPhone Duo. Istilah ini merujuk pada desain dua layar yang menjadi ciri khas perangkat lipat. Meski belum ada bukti konkret, sejarah mencatat Apple tidak asing dengan branding "Duo". Pada era 1990-an, Apple memasarkan lini laptop PowerBook Duo, dan baru-baru ini merilis aksesori MagSafe Duo Charger.
Mengapa Nama "Duo" Berisiko?
Kendati terdengar logis, penggunaan nama Duo punya sisi rumit. Microsoft pernah memakai merek serupa untuk ponsel layar ganda berbasis Android, Surface Duo, yang dirilis 2020 namun kini sudah dihentikan produksinya. Intel juga populer dengan lini prosesor Core Duo dan Core 2 Duo di era 2000-an.
Riwayat itu bisa menjadi pertimbangan Apple untuk menghindari kebingungan di benak konsumen. Namun, argumen sebaliknya juga valid. Samsung, kompetitor utama di segmen ini, konsisten memakai penamaan Ultra untuk lini Galaxy S26 Ultra dan Fold untuk seri Galaxy Z Fold8. Dengan begitu, penggunaan istilah yang sudah familier di pasar justru bisa mempermudah komunikasi produk.
Bentrokan Informasi: Ultra vs Fold
Nama iPhone Ultra sejauh ini menjadi kandidat terkuat. Pada April lalu, jurnalis Filipe Espósito yang sebelumnya menulis untuk Macworld mengutip sumber internal yang menyebut perangkat lipat itu akan dinamai iPhone Ultra. Klaim serupa datang dari Mark Gurman dari Bloomberg, yang mengatakan banyak karyawan Apple di dalam perusahaan menyebut perangkat tersebut dengan sebutan iPhone Ultra. Namun, Gurman belum pernah secara tegas melaporkan bahwa itu adalah nama final yang akan dipakai.
Dukungan terhadap nama Ultra juga datang dari jejak branding Apple. Perusahaan sudah mengaplikasikan label ini pada jam tangan pintar Apple Watch Ultra, sistem hiburan mobil CarPlay Ultra, serta jajaran chip andalan M1 Ultra, M2 Ultra, M3 Ultra, dan M5 Ultra.
Jadwal Peluncuran dan Spekulasi Pasar
Dengan acara Apple yang dijadwalkan berlangsung pekan depan, publik tak perlu menunggu lama untuk mendapat jawaban pasti. Pertanyaannya kini bukan hanya soal bentuk fisik perangkat, melainkan bagaimana Apple memposisikan produk ini di tengah persaingan ketat pasar ponsel lipat yang selama ini didominasi Samsung dan sejumlah merek asal China.
Bagi pengguna di Indonesia yang selama ini hanya bisa menyaksikan perilisan iPhone lipat dari kejauhan, kabar ini tetap menarik untuk diikuti. Pasalnya, skema harga dan ketersediaan resmi di pasar lokal biasanya menyusul beberapa bulan setelah peluncuran global. Keputusan Apple dalam memilih nama akan menjadi sinyal awal bagaimana mereka ingin produk ini dipersepsikan: sebagai lini premium paling tinggi, penerus seri Fold, atau kategori yang sepenuhnya baru.