LIPUTANHARIAN.CO.ID — Program yang mengusung tema Tumbuh Bersama Majukan Indonesia ini berlangsung serentak di seluruh wilayah operasional perusahaan. Bank Mandiri menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) dan sejumlah fasilitas kesehatan untuk memastikan kelancaran setiap sesi donor darah.
Keterlibatan pegawai, nasabah, dan masyarakat umum menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan kegiatan ini. Bank Mandiri membuka ruang partisipasi seluas-luasnya agar manfaat yang dihasilkan tidak terbatas pada satu kelompok saja.
Kontribusi 19.000 Kantong Darah dalam Lima Periode
SEVP Corporate Relations Bank Mandiri, Wisnu Trihanggodo, menuturkan bahwa program ini telah berjalan konsisten sejak April 2026. Hingga memasuki periode kelima, total kantong darah yang berhasil dihimpun mencapai lebih dari 19.000 kantong.
Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari partisipasi pegawai Bank Mandiri, nasabah, dan masyarakat umum yang didukung penuh oleh PMI serta berbagai fasilitas kesehatan di daerah. Angka ini menunjukkan komitmen jangka panjang perusahaan dalam menjawab kebutuhan darah nasional.
Pentingnya Peran Swasta dalam Memenuhi Kebutuhan Darah Nasional
Wisnu menjelaskan bahwa kebutuhan darah terjadi setiap hari, sehingga kontribusi yang berkelanjutan menjadi hal yang krusial. Mandiri Donor Darah menjadi wadah bagi Bank Mandiri bersama PMI untuk terus mengajak seluruh elemen masyarakat mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan ini.
"Kebutuhan darah hadir setiap hari. Karena itu, kami melihat pentingnya menjaga kontribusi ini agar terus berlanjut. Melalui Mandiri Donor Darah, kami bersama PMI mengajak Mandirian, nasabah, dan masyarakat untuk terus mengambil bagian dalam membantu memenuhi kebutuhan darah bagi mereka yang membutuhkan," ujar Wisnu dalam keterangan resminya, Kamis (4/9).
Langkah ini sejalan dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang merekomendasikan kebutuhan darah ideal suatu negara setara 2 persen dari total populasi. Dengan populasi Indonesia yang menembus 280 juta jiwa, kebutuhan darah nasional diperkirakan mencapai 5,6 juta kantong per tahun—angka yang menuntut keterlibatan aktif berbagai elemen, tak hanya pemerintah.
Komitmen Keberlanjutan di Balik Aksi Sosial
Bagi Bank Mandiri, program donor darah bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Perusahaan menempatkan kegiatan ini sebagai bagian dari tanggung jawab sosial yang terukur dan berkelanjutan, sejalan dengan semangat Melayani Sepenuh Hati.
"Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam Mandiri Donor Darah. Setiap kantong darah yang terkumpul dapat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Sejalan dengan semangat Melayani Sepenuh Hati, kami akan terus menjaga kolaborasi ini dan membuka ruang bagi semakin banyak pihak untuk ikut berbagi," pungkas Wisnu.
Dengan target 280 pendonor per region, Bank Mandiri berharap kontribusi sektor korporasi terhadap ketersediaan darah nasional terus meningkat dari waktu ke waktu.