LIPUTANHARIAN.CO.ID — Harga jual emas Antam memang bersifat fluktuatif dan mengikuti dinamika pasar. Pada hari ini, harga buyback atau nilai yang diterima konsumen saat menjual kembali emasnya ke Antam juga ikut naik Rp 10.000 menjadi Rp 2.610.000 per gram.
Kenaikan ini terjadi di tengah sentimen positif pasar logam mulia global. Harga emas spot bahkan sempat menyentuh level US$ 4.632,14 per troy ounce pada pekan lalu dan berhasil bertahan di atas US$ 4.600 hingga penutupan perdagangan.
Analis Wall Street Kompak Prediksi Penguatan Berlanjut
Optimisme tersebut tertangkap dalam Kitco News Weekly Gold Survey terbaru. Dari 11 analis yang disurvei, delapan di antaranya atau 73 persen memperkirakan harga emas kembali naik pada pekan ini. Tiga analis lainnya memprediksi harga bergerak konsolidasi, dan tidak ada satu pun yang memperkirakan penurunan.
Managing Director Bannockburn Global Forex, Marc Chandler, menilai emas masih punya ruang untuk menguat setelah menembus sejumlah level teknikal penting. Menurutnya, harga emas berhasil melampaui rata-rata pergerakan 200 hari untuk pertama kalinya dalam dua bulan dan melewati level retracement 38,2 persen.
"Penembusan yang meyakinkan di atas US$ 4.600 membuka peluang menuju area US$ 4.680," kata Chandler dikutip dari laman Kitco, Senin (24/8/2026). Ia juga menyoroti kebijakan Departemen Keuangan AS yang meningkatkan pembelian kembali obligasi jangka panjang sebagai pendorong fundamental.
Investor Ritel Ikut Optimistis, Target Harga Menguat
Keyakinan serupa datang dari investor ritel. Dalam survei online Kitco, sebanyak 164 dari 211 responden atau 78 persen memperkirakan harga emas naik pekan ini. Hanya 12 persen yang memprediksi penurunan, sementara 10 persen sisanya melihat harga bergerak sideways.
Senior Market Analyst Barchart.com, Darin Newsom, termasuk yang optimistis. Ia menilai fundamental emas masih kuat selama bank-bank sentral dunia terus membeli emas. "Intinya, fundamental pada akhirnya akan menang. Selama bank-bank sentral di seluruh dunia terus membeli emas, secara fundamental emas masih bullish," ujarnya.
Senada dengan Newsom, Presiden Adrian Day Asset Management, Adrian Day, menilai kebijakan AS yang mencoba menyelamatkan pasar obligasi dengan mengorbankan dolar justru menguntungkan emas. "Bessent telah memutuskan untuk mencoba menyelamatkan pasar obligasi dengan mengorbankan dolar AS, dan hal ini positif bagi emas," kata dia.
Rincian Harga Emas Antam Hari Ini
Mengutip situs resmi Logam Mulia, berikut rincian harga emas batangan Antam pada Senin (24/8/2026):
- 0,5 gram: Rp 1.425.000
- 1 gram: Rp 2.750.000
- 2 gram: Rp 5.450.000
- 3 gram: Rp 8.157.000
- 5 gram: Rp 13.565.000
- 10 gram: Rp 27.050.000
- 25 gram: Rp 67.460.000
- 50 gram: Rp 134.755.000
- 100 gram: Rp 269.360.000
Untuk ukuran besar seperti 250 gram hingga 1.000 gram, pembelian dilakukan melalui sistem pre-order dengan harga masing-masing Rp 673.090.000, Rp 1.345.900.000, dan Rp 2.690.600.000.
Meski mayoritas analis optimistis, Presiden Phoenix Futures and Options, Kevin Grady, masih menunggu konfirmasi data ekonomi dan kebijakan Federal Reserve. Menurutnya, perhatian pasar saat ini tertuju pada pasar obligasi AS. "Saat ini semuanya tentang obligasi. Itulah keseluruhan ceritanya," ujarnya.
Sebagai catatan, harga emas Antam pernah mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Kamis (29/1/2026) lalu di level Rp 3.168.000 per gram dengan harga buyback Rp 2.989.000 per gram.