Pencarian

Erupsi Krakatau Berlanjut, Operasional 4 Bandara Ditutup hingga Pukul 18.00 WIB

Senin, 07 September 2026 • 09:41:31 WIB
Erupsi Krakatau Berlanjut, Operasional 4 Bandara Ditutup hingga Pukul 18.00 WIB
Empat bandara utama masih menghentikan operasional penerbangan hingga pukul 18.00 WIB akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

LIPUTANHARIAN.CO.ID — PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memutuskan untuk memperpanjang masa penghentian operasional sementara di empat bandara utama. Keputusan perpanjangan hingga petang ini menyusul intensitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang masih berdampak langsung terhadap ruang udara penerbangan sipil.

Langkah penutupan ruang udara ini berdampak signifikan pada konektivitas logistik dan mobilitas penumpang, mengingat dua bandara tersibuk di kawasan Jabodetabek masuk dalam daftar penghentian sementara.

Daftar 4 Bandara yang Masih Menghentikan Operasional

Manajemen InJourney menetapkan empat simpul transportasi udara yang belum dapat melayani penerbangan hingga Senin (7/9) pukul 18.00 WIB:

  • Bandara Soekarno-Hatta (CGK), Tangerang
  • Bandara Halim Perdanakusuma (HLP), Jakarta
  • Bandara Radin Inten II (TKG), Lampung
  • Bandara Husein Sastranegara (BDO), Bandung

Dalam pengumuman resminya melalui media sosial, InJourney menegaskan bahwa penghentian sementara operasional penerbangan ini murni didasarkan pada pertimbangan keselamatan dan mitigasi risiko navigasi penerbangan.

"Sehubungan dengan meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, beberapa bandara PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mengalami penghentian operasional penerbangan," tulis InJourney di Instagram.

"Dalam menghadapi ini, InJourney Airports berkomitmen untuk mengedepankan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan penumpang."

Kronologi Status Pembukaan dari Pagi hingga Petang

Sebelum keputusan perpanjangan sore ini diumumkan, gangguan abu vulkanik sempat melumpuhkan aktivitas di delapan bandara sekaligus sejak awal hari hingga pukul 09.00 WIB. Ruang udara di wilayah barat Jawa hingga Sumatra bagian selatan terkena imbas langsung semburan material vulkanik.

Delapan fasilitas bandara yang sempat ditutup serentak pada pagi hari tersebut meliputi Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Bandara Radin Inten II Lampung, dan Bandara Husein Sastranegara Bandung.

Empat bandara lainnya yang juga terdampak pada periode pagi adalah Bandara Budiarto Curug Tangerang, Bandara Pondok Cabe Tangerang Selatan, Bandara Taufik Kiemas di Pesisir Barat Lampung, serta Bandara Atung Bungsu di Pagar Alam, Sumatera Selatan.

Setelah evaluasi teknis melewati pukul 09.00 WIB, empat bandara perintis dan sekunder tersebut tidak lagi diperpanjang status penutupannya, sementara empat bandara komersial utama tetap dibatasi hingga pukul 18.00 WIB demi keamanan koridor udara.

Mitigasi Penumpang dan Pengguna Jasa

Penghentian operasional di gerbang udara utama seperti Soekarno-Hatta dipastikan memicu efek domino jadwal penerbangan nasional, mulai dari potensi pembatalan rute (cancellation) hingga keterlambatan panjang (delay) lintas hub.

Manajemen pengelola bandara meminta seluruh calon penumpang aktif memperbarui informasi keberangkatan dan kedatangan secara langsung dari kanal resmi penyedia jasa transportasi udara.

"Penumpang diimbau untuk memantau status penerbangan secara berkala ke maskapai terkait dan/atau menghubungi Contact Center InJourney Airports," tulis InJourney.

Sumber: cnnindonesia.com

Follow liputanharian.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks