LIPUTANHARIAN.CO.ID — Para pendaki yang telah merencanakan ekspedisi ke puncak tertinggi Sumatera dalam waktu dekat harus menunda rencana. Tiga jalur pendakian utama di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS)—Gunung Kerinci, Gunung 7 di Kabupaten Kerinci, dan Gunung Masurai di Kabupaten Merangin—resmi ditutup mulai Selasa, 1 September 2026.
Kebijakan ini diambil menyusul melonjaknya titik panas (hotspot) yang terdeteksi satelit di Provinsi Jambi. Data dari pemantauan Terra-Aqua SNPP dan NOAA 20 mencatat 5.102 hotspot sepanjang Januari hingga Agustus 2026, dengan 3.156 di antaranya muncul hanya dalam sebulan terakhir.
Tiga Jalur Pendakian yang Terdampak
Kepala Bidang Pengelolaan TN Wilayah I Jambi BBTNKS, M. Zainuddin, menegaskan penutupan berlaku untuk seluruh sistem reservasi, baik pemesanan online maupun manual.
"Untuk pendakian di kawasan TNKS terhitung tanggal 1 September 2026 akan dilakukan penutupan. Baik untuk booking online maupun manual. Penutupan sementara," ujar Zainuddin dalam keterangan resminya.
Rute pendakian yang ditutup meliputi:
- Gunung Kerinci—jalur pendakian paling populer di Sumatera dengan ketinggian 3.805 mdpl.
- Gunung 7 di Kabupaten Kerinci.
- Gunung Masurai di Kabupaten Merangin.
Status Darurat Karhutla dan Data Terbaru
Penutupan ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni pasca Rapat Koordinasi Karhutla di Palembang, Senin (31/8). Operasi penanganan direncanakan berlangsung selama 90 hari, terhitung Juli hingga September 2026.
Luas lahan terbakar di Provinsi Jambi mencapai 1.776,56 hektare selama periode 1 Januari—29 Agustus 2026. Empat daerah dengan kerusakan terparah adalah Sarolangun (473,64 hektare), Batang Hari (374,50 hektare), Muaro Jambi (325 hektare), dan Tanjung Jabung Barat (292,30 hektare).
Danrem 042/Garuda Putih, Brigjen TNI Nyamin, menyebut lonjakan hotspot paling drastis terjadi pada Agustus dengan 3.156 titik api terdeteksi hanya dalam satu bulan.
Rekomendasi untuk Pendaki
Bagi traveler yang sudah terlanjur memesan tiket pendakian atau liburan ke area Kerinci, disarankan menghubungi pihak BBTNKS untuk informasi pengalihan jadwal dan status pengembalian biaya reservasi. Kondisi cuaca kering dan kabut asap juga berpotensi mengurangi jarak pandang di kawasan sekitar TNKS.
Destinasi alternatif di sekitar Provinsi Jambi seperti Danau Kerinci atau kawasan Geopark Merangin dapat menjadi opsi, namun tetap pantau perkembangan kualitas udara sebelum berangkat. Informasi terkini mengenai pembukaan kembali jalur pendakian dapat dikonfirmasi langsung melalui kanal resmi Balai Besar TNKS.