Review MSI Roamii BE Pro: Mesh Wi-Fi 7 Kencang Seharga Rp 4,4 Juta
LIPUTANHARIAN.CO.ID — Berdasarkan pengujian Tom's Guide selama dua pekan, MSI Roamii BE Pro membuktikan diri sebagai lompatan besar dibanding seri BE Lite. Pengujian memakai software Keysight IxChariot yang menyimulasikan beban sepuluh pengguna rakus data serta laptop HP Envy X360.
Perangkat ini dirancang memakai basis chip Qualcomm IPQ5322 quad-core 1,5 GHz. Kombinasi prosesor tersebut dipadukan dengan enam antena internal untuk menyebarkan sinyal ke frekuensi 2,4 GHz, 5 GHz, dan 6 GHz.
Uji Kecepatan Jarak Dekat Hingga Batas Jangkauan
Koneksi kabel Cat 7 sepanjang 15 kaki (4,5 meter) mencatatkan bandwidth kabel 3,711 Gbps. Angka ini sedikit berada di bawah TP-Link Archer GE800 yang mencapai 4,449 Gbps, tetapi sudah sangat mencukupi untuk langganan internet multi-gigabit.
Pada uji nirkabel jarak dekat, MSI Roamii BE Pro menorehkan angka 2,299 Gbps, mengungguli Netgear Orbi 770 sebesar 20 persen yang berada di 1,920 Gbps. Pengujian jarak 15 kaki (4,5 meter) menghasilkan kecepatan 1,885 Gbps, setara dengan eero Pro 7 pada 1,905 Gbps.
Berikut perbandingan performa nirkabel berdasarkan data pengujian:
- Jarak 15 kaki (4,5 meter): 1,885 Gbps (MSI Roamii BE Pro) vs 1,905 Gbps (eero Pro 7) vs 1,721 Gbps (Netgear Orbi 770)
- Jarak 50 kaki (15,2 meter): 815,2 Mbps (MSI Roamii BE Pro) vs 994,4 Mbps (eero Pro 7) vs 391,1 Mbps (Netgear Orbi 770)
- Jarak 75 kaki (22,8 meter): 197,9 Mbps (MSI Roamii BE Pro) vs 234,7 Mbps (eero Pro 7) vs 199,2 Mbps (Netgear Orbi 770)
- Jarak 90 kaki (27,4 meter): 66,3 Mbps (MSI Roamii BE Pro) vs 20,8 Mbps (eero Pro 7) vs 54,2 Mbps (Netgear Orbi 770)
Pada pengujian menembus dinding sejauh 25 kaki (7,6 meter), kecepatannya menyentuh 1,280 Gbps. Jangkauan total mesh ini mencapai 110 kaki (33,5 meter), dengan cakupan area teoritis seluas 6.000 kaki persegi (557 meter persegi).
Desain Segitiga dan Manajemen Suhu
Bodi MSI Roamii BE Pro berdimensi 9,9 x 4,7 x 4,3 inci (25,1 x 11,9 x 10,9 cm) berwarna putih dengan aksen angka 7 besar di sampingnya. MSI menyertakan braket dinding plastik dalam paket penjualan agar unit dapat dipasang menggantung.
Setiap unit menyediakan satu port WAN 2,5 Gbps, tiga port LAN 2,5 Gbps, serta satu port USB 3.0 Type A untuk berbagi penyimpanan lokal di jaringan. Namun, perangkat ini tidak mendukung fitur internet cadangan via ponsel.
Suhu operasional dijaga oleh pendingin pasif dengan sirip berpelapis nanokarbon hitam. Ventilasi bagian atas mencatatkan suhu tertinggi 108 derajat Fahrenheit (42,2 derajat Celsius) selama pengujian performa intensif.
Fitur Keamanan dan Daya Listrik Harian
Sistem keamanan ditangani oleh MSI FortiSecu berbasis software Trend Micro tanpa biaya langganan tambahan. Fitur ini mencakup parental control, pertahanan terhadap celah keamanan, dan fungsi VPN server dengan buku panduan setebal 76 halaman.
Konsumsi listrik router utama tercatat 9,4 watt, sementara unit satelit membutuhkan daya 8,6 watt. Estimasi biaya operasional tahunan kedua unit mencapai 27,60 dolar AS (sekitar Rp 441.000) jika menyala tanpa henti dengan patokan tarif listrik rata-rata di bahan.
Kelebihan dan Catatan Penting
Pertimbangkan poin evaluasi berikut sebelum memutuskan membeli:
- Kecepatan transfer data menembus 1,885 Gbps di jarak 15 kaki (4,5 meter) dengan harga jauh lebih murah dibanding rival tri-band
- Dukungan port multi-gigabit penuh mencakup 1 port WAN 2,5 Gbps dan 3 port LAN 2,5 Gbps plus USB 3.0
- Fitur proteksi Trend Micro tanpa biaya langganan dan garansi perangkat hingga 3 tahun
- Hanya dijual dalam paket isi dua seharga USD 280, tanpa opsi beli unit satuan untuk penambahan jangkauan
- Belum dibekali fitur Automated Frequency Control (AFC) untuk mengoptimalkan pancaran pita 6 GHz
- Dua unit belum mampu mengisi sinyal penuh pada rumah seluas 3.500 kaki persegi (325 meter persegi)
Verdict: Pilihan Tepat untuk Upgrade Wi-Fi 7 Ekonomis
MSI Roamii BE Pro sangat direkomendasikan bagi pengguna rumahan yang membutuhkan kecepatan transfer tinggi, latensi rendah dari pita 6 GHz, serta keamanan jaringan komprehensif tanpa biaya langganan bulanan. Dengan harga USD 280 (sekitar Rp 4,4 juta) untuk sepasang, banderolnya separuh lebih murah dari Netgear Orbi 770 yang mencapai USD 300 (sekitar Rp 4,8 juta) per unit tunggal.
Perangkat ini kurang ideal jika Anda memiliki denah rumah sangat luas bersekat banyak dan hanya ingin menambah satu unit node penguat, sebab penjualannya wajib per pasang.