Pencarian

Bayi Orangutan Selamat dari Gujarat Tiba di Medan, India Tak Tagih Biaya Rawatan

Rabu, 21 Oktober 2026 • 10:01:31 WIB
Bayi Orangutan Selamat dari Gujarat Tiba di Medan, India Tak Tagih Biaya Rawatan
Bayi orangutan yang diselamatkan di Gujarat tiba di Bandara Kualanamu, Medan, setelah dipulangkan melalui koordinasi otoritas CITES India dan Indonesia.

LIPUTANHARIAN.CO.ID — Seekor bayi orangutan yang diselamatkan otoritas satwa liar India di Gujarat pada 2024 akhirnya dipulangkan ke Indonesia dan mendarat di Bandara Kualanamu, Medan. Kepulangan satwa itu disambut Kementerian Kehutanan setelah melalui koordinasi otoritas CITES kedua negara sesuai protokol yang berlaku. Pemerintah India memastikan tidak menagih sepeser pun biaya perawatan yang sudah dikeluarkan selama orangutan tersebut dirawat.

Kedutaan Besar India di Jakarta mengabarkan bayi orangutan hasil penyelamatan di Gujarat telah diserahkan kembali ke Indonesia. Setibanya di Bandara Kualanamu, Medan, satwa itu langsung disambut tim Kementerian Kehutanan (Kemenhut) yang menangani proses penerimaan.

Sejak diselamatkan, bayi orangutan tersebut menjalani perawatan medis hewan dan ditempatkan di habitat yang memadai oleh otoritas satwa liar India. Pemulangan berjalan setelah Otoritas Pengelola Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES) dari India dan Indonesia berkoordinasi memenuhi ketentuan serta protokol yang berlaku.

India Tak Menagih Biaya Perawatan

Mengutip laporan The Hindu, Rabu (21/10/2026), Pemerintah India memutuskan tidak menagih biaya apa pun yang telah dikeluarkan untuk merawat dan memelihara orangutan tersebut sebelum dipulangkan. Keputusan itu menutup potensi silang sengketa biaya antara kedua negara.

Perwakilan India menyebut keberhasilan pemulangan mencerminkan hubungan bilateral yang erat antara India dan Indonesia. Kedua negara, menurut pernyataan tersebut, memiliki komitmen bersama melindungi spesies yang terancam punah.

Lima Orangutan di Odisha Masih Menunggu Kepastian

Proses serupa tengah berjalan untuk lima ekor orangutan muda yang diselamatkan di Odisha pada September. Kelimanya masih menunggu konfirmasi mengenai spesies dan asal-usul, sekaligus penyelesaian prosedur yang diperlukan sebelum bisa dipulangkan.

Kelima satwa itu kini dirawat di Taman Zoologi Nandankanan, Bhubaneswar, dan mendapat perawatan medis hewan. Kedutaan Besar India juga memfasilitasi kunjungan para ahli satwa liar dari Kementerian Kehutanan Indonesia ke India pada November tahun ini untuk membantu proses pemulangan.

Mengapa Jalur CITES Jadi Kunci

Pemulangan ini bergerak di ranah CITES, rezim internasional yang mengatur perdagangan spesies terancam punah. Orangutan termasuk satwa yang dilindungi penuh, sehingga setiap perpindahan lintas negara wajib melewati verifikasi otoritas pengelola di negara asal dan negara penerima.

Bagi Indonesia, kepulangan satu individu ini menambah daftar kasus penyelamatan satwa dilindungi yang bermuara di luar negeri. Prosedur yang sama akan diuji lagi saat lima orangutan Odisha memasuki tahap akhir pemulangan.

Kementerian Kehutanan belum memerinci lokasi penempatan lanjutan bagi bayi orangutan yang baru tiba di Medan. Yang jelas, jalur Kualanamu dipilih sebagai pintu masuk, dan proses karantina serta penilaian kesehatan akan menentukan langkah berikutnya sebelum satwa itu ditempatkan di habitat pemulihan.

Sumber: inet.detik.com

Follow liputanharian.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks