LIPUTANHARIAN.CO.ID — PT Astra International Tbk (ASII) memulai proses tender sukarela atas saham PT Astra Autoparts Tbk (AUTO) dengan harga penawaran Rp 3.600 per saham. Langkah ini bagian dari rencana ASII memperbesar porsi kepemilikan di anak usaha sektor komponen otomotif tersebut. Nilai transaksi maksimal mencapai Rp 858,39 miliar untuk sebanyak-banyaknya 238,44 juta saham.
Harga tersebut mencerminkan premi 35,57% dibandingkan rata-rata harga perdagangan harian tertinggi saham AUTO selama 90 hari terakhir sebelum pengumuman pernyataan penawaran. Rata-rata harga acuan itu tercatat Rp 2.655,41 per saham.
Jumlah Saham dan Nilai Transaksi Maksimal
ASII menawarkan sebanyak-banyaknya 238,44 juta saham AUTO. Dengan harga Rp 3.600 per lembar, nilai transaksi tender sukarela ini berpotensi mencapai Rp 858,39 miliar.
Jumlah tersebut mencerminkan skala penawaran yang signifikan bagi pemegang saham minoritas AUTO. Pemegang saham yang berminat dapat melepas sebagian atau seluruh kepemilikan mereka pada harga premium di atas rata-rata pasar tiga bulan terakhir.
Alasan ASII Memperbesar Kepemilikan di AUTO
Proses tender sukarela ini merupakan bagian dari rencana ASII untuk memperbesar porsi kepemilikan di AUTO. Astra Autoparts bergerak di sektor komponen otomotif, salah satu lini bisnis yang menopang ekosistem kendaraan bermotor Grup Astra.
Penambahan kepemilikan saham memberi ASII kendali lebih besar atas operasional dan strategi bisnis AUTO. Sektor komponen otomotif punya posisi strategis dalam rantai pasok industri kendaraan, baik untuk kendaraan penumpang maupun niaga.
Premi 35,57% di Atas Harga Pasar
Selisih antara harga penawaran Rp 3.600 dan rata-rata harga acuan Rp 2.655,41 menjadi daya tarik utama bagi pemegang saham minoritas. Premi 35,57% terbilang menarik di tengah kondisi pasar saham yang fluktuatif.
Besaran premi ini juga memberi sinyal bahwa ASII menilai AUTO memiliki prospek jangka panjang yang layak dibayar di atas harga pasar. Pemegang saham yang memilih tidak melepas sahamnya tetap bisa mempertahankan posisi dengan ekspektasi pertumbuhan nilai di masa depan.
Dampak bagi Pemegang Saham Minoritas
Tender sukarela bersifat opsional, artinya pemegang saham tidak wajib melepas sahamnya. Mereka yang menerima tawaran akan mendapat harga premium, sementara yang menolak tetap menjadi bagian dari struktur pemegang saham AUTO.
Setelah proses rampung, komposisi kepemilikan ASII di AUTO diprediksi meningkat. Porsi kepemilikan yang lebih besar memungkinkan ASII mengonsolidasikan kinerja AUTO secara lebih penuh dalam laporan keuangan grup.
Bagi investor pasar modal, aksi korporasi ini menjadi salah satu sinyal pergerakan ASII di sektor komponen otomotif. Pergerakan harga saham AUTO dan ASII pasca-tender akan menjadi perhatian pelaku pasar dalam beberapa pekan ke depan.