Pencarian

Jadwal Pemadaman Listrik Jakarta 19 September 2026, Monas hingga Bundaran HI Ikut Gelap 60 Menit

Sabtu, 19 September 2026 • 00:03:31 WIB
Jadwal Pemadaman Listrik Jakarta 19 September 2026, Monas hingga Bundaran HI Ikut Gelap 60 Menit
Pemprov DKI menggelar pemadaman lampu serentak selama 60 menit di lima kota administrasi Jakarta pada 19 September 2026.

JAKARTA, LIPUTANHARIAN.CO.ID — Pemprov DKI Jakarta menggelar pemadaman lampu serentak selama 60 menit di lima kota administrasi pada Sabtu, 19 September 2026, pukul 20.30–21.30 WIB. Kampanye bertajuk "60 Menit Padamkan Lampu Buat Jakarta & Bumi" ini menyasar gedung pemerintahan, bangunan komersial, jalan protokol, hingga ikon kota seperti Monas dan Patung Selamat Datang. Fasilitas kesehatan dipastikan tetap menyala.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan pemadaman lampu serentak pada Sabtu, 19 September 2026, bukan akibat gangguan atau pemeliharaan jaringan PLN. Aksi ini merupakan kampanye sukarela dan simbolis untuk memperingati Hari Ozon Sedunia.

Selama 60 menit, mulai pukul 20.30 hingga 21.30 WIB, sejumlah titik di lima kota administrasi Jakarta akan digelapkan. Warga diminta ikut memadamkan lampu rumah masing-masing selama tidak mengganggu kebutuhan keselamatan dan aktivitas penting.

Monas hingga Patung Sudirman Jadi Titik yang Digelapkan

Sejumlah ikon dan landmark Jakarta masuk dalam daftar pemadaman. Monumen Nasional (Monas), Patung Arjuna Wiwaha, Patung Selamat Datang di Bundaran HI, Patung Pahlawan, Patung Jenderal Sudirman, dan kompleks Balai Kota akan gelap selama satu jam.

Selain ikon, pemadaman menyasar gedung-gedung pemerintahan dan kantor wali kota. Bangunan swasta dan komersial, pusat perbelanjaan, restoran, hotel, serta apartemen juga diminta berpartisipasi.

Jalan protokol dan jalan arteri di lima kota administrasi Jakarta turut masuk cakupan kampanye. Namun, fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas, dan klinik dipastikan tetap menyala dan tidak ikut dipadamkan.

Bukan Pemadaman PLN, Ini Kampanye Sukarela Hari Ozon Sedunia

Pemprov DKI menegaskan aksi ini berbeda dari pemadaman listrik rutin akibat gangguan atau pemeliharaan jaringan PLN. Sifatnya sukarela dan simbolis, dengan tajuk "60 Menit Padamkan Lampu Buat Jakarta & Bumi".

Kampanye ini menyasar seluruh elemen kota, dari instansi pemerintah hingga bangunan komersial. Warga juga diimbau terlibat langsung dengan mematikan lampu di rumah masing-masing.

Pengecualian diberikan kepada fasilitas kesehatan yang tetap beroperasi normal. Kebijakan ini memastikan layanan medis dan aktivitas penting tidak terganggu selama pemadaman berlangsung.

Aksi Juni 2026 Hemat 75,18 MWh dan Tekan 60 Ton Emisi

Aksi serupa pada 13 Juni 2026 tercatat menghemat listrik 75,18 MWh. Pemadaman itu juga mengurangi emisi sekitar 60 ton setara CO2.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jakarta menyatakan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana. Pernyataan itu merujuk pada efek kolektif dari memadamkan lampu selama satu jam.

Capaian Juni menjadi acuan penyelenggaraan kampanye September. Pemprov berharap partisipasi warga dan pelaku usaha tahun ini minimal menyamai hasil sebelumnya.

Warga Diminta Padamkan Lampu Rumah, Kesehatan Dikecualikan

Imbauan resmi meminta warga memadamkan lampu rumah selama 60 menit. Syaratnya, pemadaman tidak mengganggu kebutuhan keselamatan dan aktivitas penting penghuni.

Fasilitas kesehatan tetap menyala penuh, termasuk rumah sakit, puskesmas, dan klinik. Pengecualian ini menegaskan bahwa kampanye tidak menyentuh layanan darurat.

Pemprov DKI menyelenggarakan kampanye ini untuk memperingati Hari Ozon Sedunia. Jadwal lengkapnya: Sabtu, 19 September 2026, pukul 20.30–21.30 WIB, di lima kota administrasi Jakarta.

Detail Pemadaman Lampu Serentak Jakarta - Hari Ozon Sedunia

WaktuSabtu, 19 September 2026, pukul 20.30-21.30 WIB (60 menit)
Ikon yang dipadamkanMonas, Patung Arjuna Wiwaha, Bundaran HI, Patung Pahlawan, Patung Jenderal Sudirman, Balai Kota
PengecualianFasilitas kesehatan (RS, puskesmas, klinik) tetap menyala
Hasil aksi Juni 2026Hemat listrik 75,18 MWh, kurangi emisi ±60 ton CO2

Ini kampanye sukarela Pemprov DKI Jakarta memperingati Hari Ozon Sedunia, bukan pemadaman akibat gangguan/pemeliharaan jaringan PLN. Warga diimbau ikut berpartisipasi memadamkan lampu rumah masing-masing selama tidak mengganggu keselamatan.

Follow liputanharian.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks