LIPUTANHARIAN.CO.ID — Upaya pemberantasan kecurangan di ekosistem Call of Duty kian agresif. Activision, lewat akun resmi Call of Duty, menerbitkan video yang memperlihatkan perwakilan hukumnya menyerahkan surat peringatan berhenti (cease-and-desist) secara langsung ke kediaman seorang penjual cheat di Ohio, Amerika Serikat.
Video berdurasi satu menit itu memperlihatkan momen penyerahan dokumen hukum kepada Elocarry, yang dikenal sebagai distributor program ilegal semacam aimbot dan ESP untuk sejumlah game populer. Meskipun penerimaan dokumen berlangsung tenang di depan pintu, bisnis ilegalnya kini berada dalam tekanan hukum serius.
Paket Cheat Rp 1,6 Juta untuk Black Ops 7 dan Warzone
Elocarry diketahui memasarkan berbagai program curang untuk game populer seperti Rust, Apex Legends, Marvel Rivals, hingga ARC Raiders. Untuk judul terbaru Call of Duty: Black Ops 7 dan Warzone, situsnya menawarkan paket cheat yang diklaim kebal dari sistem anti-cheat Ricochet.
Paket langganan tersebut dijual dengan harga USD 108 atau sekitar Rp 1,6 juta untuk durasi tiga bulan. Klaim "tidak terdeteksi" menjadi daya tarik utama bagi pemain yang ingin menggunakan aimbot dan ESP di mode kompetitif maupun ranked.
Proses Hukum Berjalan Instan
Dampak penyerahan somasi langsung terlihat di platform X. Activision membagikan tangkapan layar dari kanal Discord resmi milik Elocarry yang mengonfirmasi seluruh penjualan produk cheat untuk Call of Duty telah dihentikan sementara waktu.
Langkah ini bukan aksi sporadis. Activision telah menjalankan operasi global yang masif dengan menggagalkan lebih dari 375 operasi pengecer cheat, melayangkan 80 tuntutan somasi, dan menutup paksa sedikitnya 30 vendor ilegal.
Denda Rp 223 Miliar Jadi Ancaman Nyata
Ancaman hukum publisher ini bukan gertakan. Pada 2024, pengadilan California menjatuhkan denda ganti rugi sebesar USD 14,5 juta atau sekitar Rp 223 miliar kepada EngineOwning, produsen cheat Call of Duty lainnya. EngineOwning juga dipaksa menyerahkan kepemilikan situsnya dan membayar biaya pengacara.
Hukuman Kreatif Ricochet untuk Para Cheater
Selain jalur hukum, Activision juga aktif menghukum para pengguna cheat di dalam game lewat sistem Ricochet yang diluncurkan pada 2021. Sistem anti-cheat tingkat kernel ini kerap memberikan "hukuman troll" yang unik, seperti membuat pemain biasa tak terlihat di layar cheater, melucuti senjata di tengah pertempuran, hingga memunculkan kloningan pemain palsu untuk menjebak.
Bagi pemain Indonesia yang rutin bermain Warzone atau Black Ops 7, kabar ini menegaskan bahwa risiko penggunaan cheat kini mencakup tuntutan hukum nyata, bukan sekadar ban akun. Dengan tekanan hukum yang meningkat, masa depan vendor cheat ilegal di ekosistem Call of Duty semakin suram.