SERANG — Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Banten mendorong Polda Banten mengerahkan bantuan air bersih ke lokasi-lokasi yang warganya kesulitan mendapatkan air. Sebanyak 59 tangki air telah disalurkan ke daerah-daerah yang paling terdampak, meliputi Kabupaten Serang, Tirtayasa dan Pontang.
"Kami memahami dan merasakan bagaimana keresahan masyarakat ketika mengalami kekurangan air untuk kebutuhan sehari-hari," ujar Kombes Pol. Maruli Ahiles Hutapea dalam sebuah talkshow di Radio Megaswara Serang 91,4 FM, Kamis (27/8).
Polda Banten memastikan bantuan akan terus mengalir selama masa kekeringan berlangsung. Warga terdampak diminta tidak ragu menghubungi nomor darurat Kepolisian 110 jika membutuhkan pasokan air.
Layanan 110 Gratis untuk Laporan Gangguan Kamtibmas
Di luar penanganan kekeringan, Polda Banten juga mengajak warga memanfaatkan layanan pengaduan masyarakat. Kombes Pol. Maruli menyebutkan laporan dapat disampaikan melalui kantor polisi terdekat atau menghubungi 110 tanpa dipungut biaya.
"Apabila masyarakat mengalami atau mengetahui adanya tindak kriminal maupun membutuhkan bantuan kepolisian, jangan ragu untuk melapor," jelasnya.
Warga Kehilangan Mobil Losbak Diminta Datang ke Polda
Polda Banten memberikan perhatian khusus bagi warga yang kehilangan kendaraan jenis mobil losbak atau mobil bak terbuka. Mereka diminta datang langsung ke Mapolda Banten dengan membawa bukti kepemilikan kendaraan yang sah untuk dilakukan pengecekan data.
"Silakan bawa dan tunjukkan bukti kepemilikan kendaraan. Kami akan membantu melakukan pengecekan sesuai dengan data dan kendaraan yang ada," ungkap Kabid Humas Polda Banten.
Larangan Bakar Lahan di Tengah Cuaca Kering
Kondisi cuaca kering yang terjadi belakangan ini membuat Polda Banten mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar. Api yang menyebar cepat berpotensi menjadi kebakaran lahan yang sulit dikendalikan dan membahayakan lingkungan.
"Mari kita jaga lingkungan dan cegah bersama terjadinya kebakaran lahan," tegas Kombes Pol. Maruli.
Orang Tua Diminta Awasi Anak dari Balap Liar
Polda Banten juga menyoroti maraknya aksi balap liar yang dinilai membahayakan keselamatan pengendara dan pengguna jalan lain. Kombes Pol. Maruli mengajak para orang tua meningkatkan pengawasan dan edukasi kepada anak-anak agar tidak terlibat dalam kegiatan yang merugikan masa depan tersebut.
"Kami mengimbau para orang tua untuk terus memberikan perhatian, pengawasan dan edukasi kepada anak-anaknya," ujarnya.
Secara umum, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Banten masih dalam kondisi kondusif. Kombes Pol. Maruli menegaskan hal itu tidak terlepas dari dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan masing-masing.