Penalti 20 Grid Paksa Alex Albon Mulai Balapan dari Posisi Belakang di GP Italia

Alex Albon akan memulai balapan GP Italia dari posisi terakhir setelah menerima penalti 20 grid akibat penggantian komponen mesin.
Penulis: Fadhli Usman
Sabtu, 05 September 2026 | 01:22:31 WIB

JAKARTA — Hukuman penalti turun posisi dalam jumlah besar resmi membayangi kiprah Alex Albon pada seri Grand Prix Italia. Rangkaian pergantian komponen mesin yang melewati jatah batas maksimal regulasi membuat pembalap berdarah Thailand-Inggris itu terlempar ke barisan paling buncit di grid start.

Mobil yang dikemudikan Albon tercatat menggunakan mesin pembakaran dalam (ICE) kelima sepanjang musim ini. Tim mekanik juga memasang unit elektronik kontrol (PU-CE) keempat untuk melibas lintasan cepat Monza.

Setiap penggantian komponen mesin yang melampaui alokasi untuk kali pertama secara otomatis diganjar penalti mundur 10 posisi start. Karena Albon mengganti dua elemen krusial sekaligus, pengawas balapan melipatgandakan sanksi menjadi akumulasi 20 grid.

Mengapa Albon Otomatis Start Paling Belakang?

Berdasarkan regulasi teknis kejuaraan, pembalap yang mengumpulkan total penalti melebihi batas 15 posisi diwajibkan memulai perlombaan langsung dari deretan belakang. Akumulasi sanksi 20 grid yang dikantongi Albon otomatis mengaktifkan aturan mutlak tersebut pada balapan hari Minggu.

Kondisi regulasi tersebut membuat hasil sesi kualifikasi tidak lagi mampu mendongkrak posisinya ke barisan tengah maupun depan. Albon dipaksa bekerja ekstra keras menyusun strategi menyalip demi mendulang poin dari posisi start yang tidak menguntungkan.

Aturan power unit sendiri menetapkan bahwa pelanggaran pertama melebihi kuota berbuah penalti 10 posisi. Untuk pelanggaran berikutnya pada elemen yang sama, pembalap akan dikenai sanksi mundur lima posisi dan seluruh hukumannya dihitung secara kumulatif pada akhir pekan balapan yang sama.

Kimi Antonelli Hadapi Sanksi Lebih Berat

Kondisi serupa tidak hanya dialami garasi Williams. Pembalap tim Mercedes, Kimi Antonelli, bernasib serupa setelah mekanik timnya membongkar paket komponen daya mobil miliknya secara besar-besaran menjelang balapan kandangnya.

Antonelli menerima hukuman yang jauh lebih berat dengan total penalti mencapai 30 grid. Sanksi masif tersebut dijatuhkan lantaran mobil pembalap asal Italia itu memakai tiga komponen baru di luar batas alokasi musim berjalan.

Rincian komponen anyar pada mobil Antonelli mencakup:

  • Penggunaan unit mesin pembakaran dalam (ICE) kelima.
  • Pemasangan unit elektronik kontrol (PU-CE) keempat.
  • Pemanfaatan unit penyimpan energi atau Energy Store (ES) keempat.

Hukuman akumulatif 30 grid tersebut memastikan Antonelli turut menemani Albon start dari urutan terbawah. Capaian waktu maupun posisi yang diraih Antonelli pada babak kualifikasi hari Sabtu pun dipastikan tidak mengubah posisi start balapannya di Monza.

Reporter: Fadhli Usman