Kebakaran Apartemen di Tanah Abang, 115 Personel Damkar Dikerahkan, 14 Orang Dievakuasi

Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke titik api kebakaran apartemen di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jumat (21/6).
Penulis: Saifuddin Wahid
Jumat, 04 September 2026 | 16:03:31 WIB

LIPUTANHARIAN.CO.ID — Kebakaran terjadi sekitar pukul 08.00 WIB di sebuah apartemen yang berlokasi di Jalan KH Mas Mansyur, Karet Tengsin, Tanah Abang. Petugas Command Center Gulkarmat DKI Jakarta menyatakan operasi pemadaman masih berlangsung hingga siang, dengan fokus mencegah api merambat ke bangunan lain.

Kesaksian Warga: Suara Minta Tolong dan Kepulan Asap Hitam Tebal

Mardiananingsih, seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi, mengaku mendengar teriakan minta tolong saat kebakaran baru terjadi. "Warga sini pada tahu (kebakaran saat dengar ada yang) minta tolong-tolong gitu," katanya saat ditemui di lokasi, Jumat.

Ia menduga suara itu berasal dari seorang pria, namun tidak melihat langsung sosok yang berteriak. "(Saya) dengar sih, ada yang minta tolong 'Tolong! Tolong!' gitu. Kayak suara laki kayaknya dah. Ya nggak (lihat sumber suara) sih, tapi (dengar) suaranya doang," ungkap Mardiananingsih.

Dari pantauannya, api sempat membesar dengan kepulan asap hitam tebal sebelum akhirnya merembet ke area yang lebih luas. "Lumayan sih apinya agak hitam begitu lho, gede banget apinya, kayak hitam gitu asapnya, eh nggak taunya dia merembet-rembet," tuturnya.

Kendala di Lapangan: Akses Sempit dan Atap yang Sulit Dibongkar

Mardiananingsih juga menyoroti lambatnya proses pemadaman di tahap awal. Menurut dia, petugas damkar sempat kesulitan menjangkau titik api karena akses menuju lantai lima terhalang struktur bangunan.

"Pada lari ke sini semua. Tadinya terlambat juga sih pemadam. Karena bongkar kayak gituan juga susah atapnya," jelasnya. Sejumlah penghuni apartemen terlihat berlarian keluar gedung untuk menyelamatkan diri saat api mulai membesar.

Evakuasi 14 Orang dan Upaya Pendinginan

Kepala Command Center Gulkarmat DKI Jakarta membenarkan bahwa 23 mobil pompa dan 115 personel diterjunkan ke lokasi. Petugas hingga kini masih menyemprotkan air ke titik-titik api yang tersisa untuk mencegah perambatan kembali.

"Sementara korban yang berhasil dievakuasi sebanyak 14 orang," ujarnya. Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa, namun proses pencarian dan evakuasi menyeluruh masih dilakukan seiring dengan pendinginan gedung.

Hingga berita ini ditulis, pihak berwenang belum mengumumkan penyebab pasti kebakaran. Kerugian material pun masih dalam pendataan petugas di lapangan.

Reporter: Saifuddin Wahid