Kemenag Salurkan Rp11,6 Miliar untuk Rehabilitasi 306 Masjid dan Musala Terdampak Bencana di Aceh

Kementerian Agama menyalurkan bantuan Rp11,6 miliar untuk rehabilitasi 306 masjid dan musala terdampak bencana di Aceh.
Penulis: Ridwan Azhari
Jumat, 04 September 2026 | 15:55:31 WIB

BANDA ACEH — Kementerian Agama (Kemenag) menyalurkan bantuan rehabilitasi tahap kedua senilai Rp11,628 miliar bagi 306 masjid dan musala di Aceh. Dana tersebut dialokasikan untuk perbaikan ringan serta pengadaan perlengkapan ibadah yang rusak akibat banjir dan longsor. Setiap rumah ibadah penerima mendapatkan alokasi sebesar Rp38 juta.

Bantuan ini merupakan bagian dari paket nasional senilai lebih dari Rp16 miliar yang disiapkan Kemenag untuk memulihkan tempat ibadah terdampak bencana di Aceh dan Sumatera Utara. Pada tahap pertama, Kemenag telah mengucurkan Rp3,75 miliar untuk 85 masjid dan musala di provinsi ujung barat Indonesia tersebut.

Proses Administrasi Masih Berjalan, Rekening Masjid Terus Dikumpulkan

Meski anggaran telah disiapkan, pencairan dana ke masing-masing masjid masih membutuhkan proses administrasi. Kanwil Kemenag Aceh saat ini masih mendata dan meminta nomor rekening dari seluruh calon penerima bantuan.

“Untuk tahap II saat ini kita sedang dalam proses meminta rekening masjid dan musala calon penerima. Setelah data rekening lengkap, selanjutnya akan diproses untuk penerbitan SK penerima bantuan di Direktorat Jenderal Bimas Islam,” ujar Plt. Kabid Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Aceh, Alfirdaus Putra.

Ia menjelaskan, dana baru akan ditransfer setelah Surat Keputusan (SK) penerima bantuan resmi terbit dan seluruh persyaratan administrasi dinyatakan lengkap. “Kita berharap proses administrasi ini dapat segera diselesaikan sehingga bantuan bisa segera diterima oleh masjid dan musala yang membutuhkan,” katanya.

Penyerahan Simbolis Digelar di Sumatera Utara

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad. Bantuan diterima oleh Alfirdaus Putra serta Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Aceh Tamiang, Salamina. Acara berlangsung di Aula Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Utara, Kamis (3/9/2026).

Dirjen Bimas Islam Ingatkan Perubahan Perilaku terhadap Alam

Di sela penyerahan bantuan, Abu Rokhmad menggarisbawahi bahwa pemulihan pascabencana tidak berhenti pada perbaikan fasilitas fisik. Menurutnya, teknologi dan anggaran besar tidak akan berarti tanpa perubahan cara manusia memperlakukan alam.

“Seberapapun besar bantuan dan canggihnya teknologi yang diturunkan, tidak akan bisa menggantikan perubahan perilaku kita terhadap alam,” ujar Abu.

Ia menilai rumah ibadah dan tokoh agama memiliki peran strategis dalam mengedukasi masyarakat soal kepedulian terhadap lingkungan. Nilai-nilai agama, kata dia, dapat menjadi pondasi kuat untuk membangun kesadaran kolektif menjaga kelestarian alam.

Sumatera Utara Terima Alokasi Hampir Rp5 Miliar

Provinsi tetangga, Sumatera Utara, turut menjadi penerima manfaat program ini. Kemenag mengalokasikan bantuan tahap kedua sebesar Rp4,864 miliar untuk pemulihan masjid dan musala terdampak bencana di wilayah tersebut.

Dengan demikian, total dana yang digelontorkan untuk Aceh dan Sumatera Utara pada tahap kedua mencapai lebih dari Rp16,4 miliar. Pendataan calon penerima di Aceh ditargetkan rampung dalam waktu dekat agar proses pencairan dana rehabilitasi dapat segera direalisasikan.

Reporter: Ridwan Azhari