Lanud H. AS Hanandjoeddin Belitung Terima Dua Unit Damkar dari Kementerian Pertahanan untuk Penanganan Karhutla
BELITUNG — Lanud H. AS Hanandjoeddin di Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menerima alokasi dua unit kendaraan pemadam kebakaran (damkar) dari Kementerian Pertahanan RI. Langkah ini diambil untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah setempat.
Komandan Lanud H. AS Hanandjoeddin, Letkol Nav Maruli Tua Sinambela, di Belitung pada Kamis menyampaikan bahwa penambahan dua unit armada damkar tersebut menjadi wujud komitmen nyata Kementerian Pertahanan RI dalam memperkuat sarana dan prasarana operasional pangkalan.
Dua Unit Damkar dari Kementerian Pertahanan
Kehadiran armada baru ini dinilai penting untuk mengoptimalkan kesiapan personel pangkalan dalam menghadapi potensi bahaya kebakaran di area Lanud H. AS Hanandjoeddin dan wilayah sekitarnya.
Kesiapan tersebut tidak hanya berhenti pada penyerahan kendaraan. Personel Lanud H. AS Hanandjoeddin langsung mengikuti pelatihan teknis pengoperasian yang difasilitasi oleh Damkar BPBD Belitung.
Pelatihan Teknis dengan BPBD Belitung
Pelatihan tersebut digelar agar personel menguasai seluruh fungsi dan teknis pengoperasian kendaraan damkar. Ilmu dan keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dengan baik dalam pelaksanaan tugas.
"Apabila sewaktu-waktu dibutuhkan, personel diharapkan mampu bertindak dengan cepat, tepat, dan tetap mengutamakan keselamatan," ujarnya.
Materi dari Teori hingga Simulasi Fungsi Mesin
Dalam pelatihan tersebut, para personel menerima pembekalan teori yang dilanjutkan praktik langsung di lapangan. Materi yang diberikan mencakup penggunaan alat pelindung diri (APD) petugas, pengoperasian selang, sambungan pipa, serta pemanfaatan berbagai tipe nozzle.
Selain itu, dilakukan pula simulasi uji fungsi mesin, pengukuran tekanan air, hingga sistem pengisian air kendaraan damkar secara cepat dan efektif. Hal ini bertujuan memastikan armada siap diterjunkan kapan pun saat terjadi potensi bahaya kebakaran, baik di area pangkalan maupun dalam mendukung mitigasi karhutla di Kabupaten Belitung.
Komandan Lanud H. AS Hanandjoeddin menegaskan, penguasaan teknis oleh seluruh personel menjadi syarat mutlak agar mereka siap dikerahkan dalam situasi darurat.
Sinergi Lintas Instansi Perkuat Respons Penanggulangan
Letkol Nav Maruli Tua Sinambela juga menyoroti pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam penanggulangan bencana. Ia berharap sinergitas yang terjalin dengan BPBD Belitung dapat memperkuat koordinasi dan mempercepat respons penanganan kebakaran.
"Sinergitas lintas instansi ini kami harapkan dapat memperkuat koordinasi dan mempercepat respons penanggulangan bencana kebakaran di Kabupaten Belitung secara terpadu," katanya.