Cegah Karhutla di Puncak Kemarau, APHI Jambi Siagakan Seluruh Konsesi dengan Regu Pemadam

Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Komda Jambi menetapkan status siaga satu di seluruh konsesi anggota untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat puncak kemarau.
Penulis: Muzakir Salim
Jumat, 04 September 2026 | 03:52:31 WIB

Langkah ini merupakan tindak lanjut kunjungan dua pejabat pusat ke Jambi pekan ini. Dalam pertemuan tersebut, Menhut Raja Juli Antoni menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan penguatan kolaborasi di lapangan, baik bagi Satgas daerah maupun pelaku usaha di sektor kehutanan.

Ketua APHI Komda Jambi Taufik Qurochman menegaskan pihaknya telah menyampaikan komitmen itu secara langsung kepada Menteri Kehutanan dan Kepala BNPB. Menurut dia, seluruh anggota yang memegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) di Jambi kini berada dalam status siaga satu.

Arahan Pusat Jadi Pemicu Penguatan Mitigasi

Kunjungan Menteri Kehutanan bersama Kepala BNPB kali ini menjadi perhatian serius bagi para pengusaha hutan di Jambi. Taufik menilai perhatian langsung dari pemerintah pusat mempercepat langkah antisipasi yang selama ini disiapkan perusahaan anggota.

“Kami menyambut baik perhatian dan arahan langsung dari Menhut dan Kepala BNPB. APHI Komda Jambi memastikan seluruh anggota terus memperkuat sistem mitigasi dini,” ujarnya di Jambi, Kamis.

Sistem mitigasi dini itu mencakup penyiagaan sarana-prasarana pemadam kebakaran di setiap areal konsesi. Regu Pemadam Kebakaran (RPK) juga dioptimalkan agar mampu merespons cepat jika muncul titik api di wilayah kerja masing-masing.

Patroli Terpadu dan Koordinasi dengan TNI-Polri Disiagakan

Selain kesiapan internal, APHI Komda Jambi mengagendakan patroli terpadu menjelang puncak kemarau. Patroli ini dirancang berkoordinasi dengan Satgas Karhutla Provinsi Jambi, TNI, Polri, serta masyarakat yang bermukim di sekitar areal konsesi.

Kolaborasi dengan warga sekitar menjadi perhatian utama. Keberadaan masyarakat yang aktif melaporkan titik api sejak dini dinilai mampu mempercepat penanganan sebelum api meluas ke area hutan produksi maupun lahan gambut.

Taufik menyebut sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemegang izin PBPH menjadi kunci menekan risiko karhutla tahun ini. Pihaknya optimistis ancaman kabut asap di Bumi Sepucuk Jambi dapat dikendalikan secara maksimal apabila seluruh elemen bergerak bersama.

Target: Jaga Kelestarian dan Cegah Kabut Asap

Komitmen ini bukan sekadar formalitas industri kehutanan. APHI Jambi menyebut langkah tersebut merupakan bentuk nyata menjaga kelestarian lingkungan sekaligus melindungi warga dari dampak buruk kabut asap yang kerap melanda provinsi ini pada musim kemarau.

Dengan status siaga satu yang berlaku di seluruh konsesi, perusahaan anggota diharapkan tidak hanya mengandalkan respons saat kebakaran terjadi. Pencegahan dini melalui patroli dan pemantauan titik panas menjadi prioritas utama hingga puncak musim kemarau berakhir.

Reporter: Muzakir Salim