5 HP Samsung Flagship Murah 2026 Ini Masih Layak Diburu, Mulai Rp7,4 Juta

Galaxy S24 FE 5G dibanderol mulai Rp7,4 juta dengan layar 120 Hz dan chipset Exynos 2400E.
Penulis: Saifuddin Wahid
Kamis, 03 September 2026 | 18:02:01 WIB

LIPUTANHARIAN.CO.ID — Strategi membeli flagship satu atau dua generasi di bawah seri terbaru kembali relevan di 2026. Ketimbang merogoh kocek lebih dari Rp15 juta untuk Samsung Galaxy S25 Ultra, lima model berikut menawarkan sisa performa kelas atas dengan harga yang sudah turun signifikan. Semua unit yang disebutkan merupakan perangkat baru bersegel resmi, bukan barang bekas atau rekondisi—kuncinya cuma tahu model mana yang sesuai kebutuhan.

Di Bawah Rp10 Juta: Pilih Layar Besar atau Bodi Ringkas?

Samsung Galaxy S24 FE 5G menjadi pintu masuk paling murah ke ekosistem flagship Samsung di daftar ini, dengan harga mulai sekitar Rp7,4 juta. Ponsel ini memakai layar Dynamic AMOLED 6,7 inci Full HD Plus dengan refresh rate 120 Hz dan tingkat kecerahan puncak 1.900 nits—cukup terang untuk penggunaan di luar ruangan.

Performa ditenagai chipset Exynos 2400E yang dipadukan RAM 8 GB dan penyimpanan internal 256 GB. Sektor kameranya mengandalkan konfigurasi tiga lensa: utama 50 MP dengan OIS, telefoto 8 MP, dan ultrawide 12 MP, plus kamera depan 10 MP. Untuk kebutuhan sehari-hari hingga gaming kelas menengah-berat, spesifikasi ini masih sangat mumpuni di 2026.

Satu tingkat di atasnya, Samsung Galaxy S24 5G dijual mulai Rp9,4 juta. Keunggulan utamanya ada di layar Dynamic AMOLED 6,2 inci yang lebih ringkas—cocok bagi pengguna yang tidak suka bodi besar—dengan kecerahan hingga 2.600 nits. Ditenagai Exynos 2400, RAM 8 GB, dan storage 256 GB, varian ini membawa kamera utama 50 MP, telefoto 10 MP, ultrawide 12 MP, serta kamera depan 12 MP.

S23 Ultra Rp10,4 Juta: Kamera 200 MP dan Baterai 5.000 mAh

Meski dirilis lebih awal, Samsung Galaxy S23 Ultra masih menjadi pilihan rasional bagi mereka yang mengejar fitur fotografi maksimal di kelas harga Rp10 jutaan. Perangkat ini dibanderol mulai Rp10,4 juta dan membawa chipset Snapdragon 8 Gen 2 yang tetap gesit untuk multitasking maupun gaming berat.

Yang membuat varian ini menarik adalah kamera utama 200 MP dengan OIS, didukung periskop telefoto 10 MP dan telefoto 10 MP untuk zoom optik yang fleksibel, plus lensa ultrawide 12 MP. Baterainya berkapasitas 5.000 mAh dengan pengisian cepat 45 watt—kombinasi yang sulit dicari di ponsel baru dengan harga setara. RAM 12 GB dan storage internal mulai 256 GB juga memastikan perangkat ini nyaman dipakai bertahun-tahun.

Seri S25: Edge dengan Kamera 200 MP dan Plus dengan Storage 512 GB

Bagi yang menginginkan generasi lebih baru tanpa harus mencapai harga S25 Ultra, ada Samsung Galaxy S25 Edge 5G mulai Rp10,9 juta. Ponsel ini sudah memakai chipset Snapdragon 8 Elite for Galaxy dengan RAM 12 GB dan layar Dynamic AMOLED 6,7 inci 120 Hz. Kamera utamanya beresolusi 200 MP dengan OIS—jumlah piksel yang sama dengan seri Ultra—ditambah kamera ultrawide 12 MP.

Sementara itu, Samsung Galaxy S25 Plus 5G diposisikan paling mahal dalam daftar ini, mulai Rp11,4 juta. Keunggulan utamanya ada pada ruang penyimpanan hingga 512 GB untuk pengguna yang sering merekam video atau menyimpan file besar. Ditenagai Snapdragon 8 Elite dengan RAM 12 GB, perangkat ini lebih cocok untuk profesional yang butuh performa andal dalam jangka panjang.

Kesimpulan: Pilih Sesuai Anggaran dan Prioritas

Jika anggaranmu di bawah Rp10 juta, Galaxy S24 FE adalah pilihan teraman untuk layar lega dan refresh rate tinggi. Kalau menginginkan ponsel ringkas dengan layar lebih terang, Galaxy S24 layak diambil. Untuk fotografi dan daya tahan baterai, Galaxy S23 Ultra masih juara di kelasnya.

Sementara yang bersedia menambah budget, Galaxy S25 Edge menawarkan sensor 200 MP dengan chipset generasi terbaru, dan S25 Plus menjadi opsi paling masa depan berkat storage 512 GB. Semua model di atas masih menerima pembaruan sistem dan keamanan Samsung dalam beberapa tahun ke depan, jadi keputusan membeli flagship lama di 2026 bukan langkah mundur selama sesuai kebutuhan harianmu.

Reporter: Saifuddin Wahid