Pencarian

6 Mobil Listrik Angkut Barang yang Cocok untuk Usaha

Selasa, 27 Oktober 2026 • 14:21:01 WIB
6 Mobil Listrik Angkut Barang yang Cocok untuk Usaha
Pelaku usaha kini memiliki lebih banyak pilihan kendaraan niaga listrik untuk menekan biaya operasional harian.

LIPUTANHARIAN.CO.ID — Pelaku usaha dan UMKM kini punya lebih banyak pilihan kendaraan niaga listrik untuk menekan biaya operasional harian. Dari blind van hingga truk ringan, masing-masing menawarkan kapasitas dan jarak tempuh berbeda. Simak enam rekomendasinya berikut ini.

Biaya energi yang lebih hemat dan perawatan sederhana jadi dua alasan utama kendaraan niaga listrik mulai dilirik. Banyak model menawarkan jarak tempuh 250–400 km sekali pengisian, lengkap dengan fast charging. Sebelum memilih, pertimbangkan kapasitas angkut, durasi pengisian, ketersediaan SPKLU, dan layanan purnajual.

1. Wuling Mitra EV Blind Van

Varian Blind Van menyediakan ruang kargo hingga 6,5 m³ dengan pintu geser di kedua sisi dan pintu belakang model barn door. Motor listriknya menghasilkan daya hingga 75 kW dan torsi 180 Nm. Pilihan baterai LFP 41,9 kWh dan 56,2 kWh menawarkan jarak tempuh klaim hingga 300 km untuk Long Range dan 400 km untuk Premium Range. Pengisian cepat 30–80% sekitar 30 menit.

2. Mitsubishi L100 EV

Kendaraan niaga dua tempat duduk ini punya ruang kargo tertutup dengan dimensi compact, cocok untuk pengiriman di jalan perkotaan yang sempit. Baterainya berkapasitas 20,1 kWh dengan jarak tempuh klaim hingga 180 km dan daya angkut hingga 425 kg. Pengisian normal sekitar 7,5 jam, sementara fast charging mencapai 80% dalam sekitar 42 menit. Harganya tercatat sekitar Rp323,3 juta OTR Jabodetabek.

3. DFSK Gelora E BlindVan

Ruang kargo mencapai 4,8 m³ dengan daya angkut hingga 1.100 kg, cukup untuk distribusi paket dan barang dagangan rutin. Motor listriknya memproduksi daya maksimum 60 kW dan torsi 200 Nm. Baterai 42 kWh menawarkan jarak tempuh klaim hingga 300 km, dengan pengisian cepat 20–80% sekitar 80 menit. Harga tercatat Rp360 juta OTR Jakarta.

4. Pilih Sesuai Pola Distribusi Harian

Untuk pengiriman paket dalam kota dengan muatan ringan, kendaraan berkapasitas baterai kecil seperti L100 EV lebih efisien. Sementara usaha dengan volume barang lebih besar sebaiknya melirik blind van berkapasitas kargo lega. Sesuaikan jumlah pengiriman harian dengan jarak tempuh aktual kendaraan.

5. Hitung Ulang Kebutuhan Pengisian Daya

Durasi fast charging antar model berbeda jauh, dari 30 menit sampai 80 menit. Pastikan rute operasional melewati SPKLU yang tersedia agar kendaraan bisa kembali beroperasi cepat. Pengisian normal di malam hari bisa jadi alternatif untuk usaha dengan operasional pagi.

6. Pertimbangkan Layanan Purnajual

Ketersediaan bengkel resmi dan suku cadang menentukan kelancaran operasional jangka panjang. Kendaraan listrik memang lebih sederhana perawatannya karena tak perlu oli mesin, busi, atau sistem pembuangan. Meski begitu, cek dulu jaringan servis di kota operasional usaha sebelum memutuskan.

Enam pilihan di atas menunjukkan kendaraan niaga listrik kini tersedia dari blind van ringan sampai truk kecil. Kuncinya ada di penyesuaian kapasitas angkut dan jarak tempuh dengan pola distribusi usaha Anda.

Sumber: moladin.com

Follow liputanharian.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks