LIPUTANHARIAN.CO.ID — Film Laut Bercerita akhirnya punya jadwal tayang di bioskop Indonesia, yakni 29 Oktober 2026. Adaptasi novel Leila S. Chudori ini disutradarai Yosep Anggi Noen dan diperkuat Reza Rahadian serta Dian Sastrowardoyo. Sebelum nonton, ada baiknya kamu tahu sejumlah fakta di balik produksinya.
Novel Laut Bercerita sudah lama jadi bacaan wajib bagi banyak orang. Kini kisah Biru Laut dan kawan-kawan aktivisnya siap hadir di layar lebar dengan jadwal tayang yang sudah resmi diumumkan.
1. Diadaptasi dari novel yang cetak ulang lebih dari 100 kali
Film Laut Bercerita berangkat dari novel berjudul sama karya Leila S. Chudori yang terbit pada 2017. Popularitas buku itu terus naik hingga mencapai cetakan ke-100. Angka tersebut menunjukkan besarnya perhatian pembaca terhadap kisah yang memadukan fiksi dengan konteks sejarah Orde Baru.
2. Lahir dari riset dan wawancara korban penculikan
Saat menulis novelnya, Leila melakukan riset mendalam, termasuk mewawancarai aktivis yang pernah mengalami penculikan. Pendekatan berbasis riset itu jadi landasan penting agar cerita menyentuh pengalaman penyintas dan keluarga korban tanpa melepaskan unsur fiksinya.
3. Bukan adaptasi pertama ke layar
Sebelum jadi film panjang, Laut Bercerita sudah hadir dalam format film pendek pada 2017. Versi berdurasi sekitar 30 menit itu disutradarai Pritagita Arianegara dan turut dibintangi Reza Rahadian sebagai Biru Laut. Adaptasi terbaru memberi ruang cerita lebih luas untuk menggambarkan perjuangan para aktivis serta kehidupan keluarga yang ditinggalkan.
4. Efek Rumah Kaca ikut mengisi soundtrack
Band Efek Rumah Kaca menjadi salah satu pengisi original soundtrack film ini. Vokalisnya, Cholil Mahmud, menulis lagu berjudul "Matilah Kau Mati" untuk melengkapi atmosfer cerita. Kehadiran musik itu selaras dengan tema kehilangan, perlawanan, dan ingatan terhadap peristiwa masa lalu.
5. Kolaborasi Leila S. Chudori dan Yosep Anggi Noen
Leila S. Chudori turut terlibat dalam penulisan skenario film panjang ini bersama sutradara Yosep Anggi Noen. Kolaborasi itu mempertemukan Leila yang memahami karakter dan konflik cerita dari novel aslinya dengan Anggi yang berpengalaman menggarap film bertema sejarah. Sebelumnya, Anggi menyutradarai Istirahatlah Kata-kata (2016), film tentang penyair dan aktivis Wiji Thukul yang menghilang sejak 1998.
6. Jadi film panjang pertama Pal 8 Pictures
Versi film panjang Laut Bercerita diproduksi oleh Pal 8 Pictures, rumah produksi di bawah Tempo Media Group. Film ini disebut sebagai film panjang pertama dari rumah produksi tersebut. Sejumlah nama besar masuk jajaran pemain, mulai dari Reza Rahadian sebagai Biru Laut, Yunita Siregar sebagai Asmara Jati, Christine Hakim dan Arswendy Bening Swara sebagai Ibu dan Bapak, hingga Kevin Julio, Ben Nugroho, dan Dewa Dayana.
Dengan jadwal tayang 29 Oktober 2026, Laut Bercerita bakal jadi salah satu rilisan yang layak ditunggu pecinta film Indonesia. Kisahnya bukan sekadar drama keluarga, tapi juga potret keberanian anak muda di tengah tekanan politik.