LIPUTANHARIAN.CO.ID — Resident Evil kembali hadir di layar lebar dengan pendekatan yang berbeda dari seri sebelumnya. Film horor ini disutradarai Zach Cregger dan menghadirkan Austin Abrams sebagai Bryan, seorang kurir medis yang harus bertahan hidup di tengah wabah mengerikan. Tayang perdana di bioskop pada 18 September 2026.
Bagi penggemar game, kemunculan film ini jelas layak dinantikan. Pasalnya, Resident Evil 2026 tidak melanjutkan kisah era Milla Jovovich maupun menjadi kelanjutan dari Resident Evil: Welcome to Raccoon City yang dirilis pada 2021. Berikut lima fakta menarik yang bisa diketahui sebelum menonton.
1. Disutradarai Zach Cregger
Film ini disutradarai Zach Cregger, sosok yang dikenal lewat pendekatan horor yang berbeda dari biasanya. Resident Evil 2026 disebut membawa pendekatan baru dibandingkan seri-seri sebelumnya.
Pilihan Cregger sebagai sutradara menandakan film ini tidak akan sekadar mengulang formula lama yang sudah dipakai selama bertahun-tahun.
2. Austin Abrams Berperan sebagai Bryan
Austin Abrams didapuk sebagai karakter utama bernama Bryan. Ia berperan sebagai seorang kurir medis yang tiba-tiba harus bertahan hidup di tengah wabah mengerikan.
Karakter Bryan disebut belum pernah muncul dalam game Resident Evil mana pun, sehingga ceritanya benar-benar baru bagi penggemar setia waralaba ini.
3. Bukan Kelanjutan Film Sebelumnya
Resident Evil 2026 tidak melanjutkan kisah film era Milla Jovovich. Film ini juga bukan kelanjutan dari Resident Evil: Welcome to Raccoon City yang dirilis pada 2021.
Artinya, penonton tidak perlu menonton film-film sebelumnya untuk memahami alur cerita terbaru ini. Film ini berdiri sendiri dengan cerita yang sepenuhnya baru.
4. Elemen Khas Resident Evil Tetap Hadir
Meski menawarkan cerita baru dengan karakter utama yang belum pernah muncul di game, sejumlah elemen khas dunia Resident Evil tetap dipertahankan. Mulai dari Raccoon City hingga makhluk-makhluk yang mengingatkan pada game.
Kehadiran elemen-elemen ini menjadi jembatan bagi penggemar game yang ingin merasakan nuansa familiar di tengah cerita yang segar.
5. Klasifikasi Dewasa 17 Tahun dari LSF
Di Indonesia, film ini telah memperoleh klasifikasi Dewasa 17 Tahun dari Lembaga Sensor Film. LSF mencatat film tersebut memiliki durasi sekitar 94 menit dan mengandung unsur kekerasan.
Klasifikasi ini menjadi perhatian bagi orang tua yang ingin mengajak anak menonton, mengingat adanya adegan kekerasan dalam film.
Lima fakta ini memberi gambaran bahwa Resident Evil 2026 menawarkan arah baru bagi waralaba yang sudah lama berjalan. Dengan sutradara baru, karakter utama yang segar, dan cerita yang berdiri sendiri, film ini punya daya tarik tersendiri bagi penggemar horor maupun game.