Pencarian

Ali Fikry Ceritakan Pengalaman Syuting Film Bapakmu Kiper

Sabtu, 05 September 2026 • 15:21:31 WIB
Ali Fikry Ceritakan Pengalaman Syuting Film Bapakmu Kiper
Aktor Ali Fikry membagikan pengalamannya menjalani syuting film "Bapakmu Kiper" yang melibatkan adegan emosional dan sepak bola.

LIPUTANHARIAN.CO.ID — Bagi Ali, keterlibatannya kali ini menghadirkan perpaduan antara tantangan teknis yang berat dan dinamika keakraban lintas generasi. Sederet kejadian unik mewarnai hari-harinya di lokasi, mulai dari keusilan warga setempat hingga sesi lelucon antarpemain senior.

Gangguan Motor Warga dan Adegan Emosional

Tantangan terbesar selama proses pengambilan gambar rupanya bukan cuma bertanding fisik di bawah terik matahari. Ali mengungkapkan salah satu momen paling menantang justru terjadi ketika ia harus melakoni adegan penuh emosi bersama karakter Bapak Wartok.

"Adegan yang paling sulit selain main bola di lapangan terik gitu sih adegan emosional sama Bapak Wartok. Selalu adegan emosional sama Bapak Wartok sih karena kita harus prepare dan biasanya tuh ngobrol dulu sebelum mulai take kayak 'Apa-apa ya dialog yang mungkin lebih kena ke penonton?', terus ngobrol juga sama Om Augie," ujar Ali Fikry.

Konsentrasi para pemain sempat diuji ketika tim produksi menggelar syuting di area pasar. Sekelompok warga sekitar sempat merasa terganggu dengan aktivitas kamera dan melancarkan protes secara langsung di dekat set.

"Terus waktu itu sebenernya ada cerita lucu waktu lagi di pasar kita lagi syuting kayak warganya tuh nggak suka kita syuting terus mereka ngegas-ngegas motor sengaja biar kita berhenti syuting. Kita terdistraksi jadinya, itu juga suatu tantangan sih," sambung Ali Fikry.

Ketularan Selera Humor Pemain Senior

Meskipun terpaut usia cukup jauh dari lawan mainnya, Ali mengaku tidak kesulitan membangun kenyamanan kerja. Sebagian besar waktu syutingnya justru dihabiskan bersama aktor-aktor yang jauh lebih matang, seperti Fedi Nuril dan Tanta Ginting.

"Justru malah aku seringnya mainnya nggak sama yang seumuran sih. Tapi ya it’s another experience lagi main sama Om Fedi lagi, terus main sama kakak-kakak ini juga seru banget karena kita setiap hari kebawa jokes kakak-kakaknya. Kalau bapak-bapak jokes-nya jadi nular ke kita. Aku sama Neisya yang di pinggiran cuma ketawaan mereka. Kalau nggak ada Neisya, aku nimbrung aja dalam obrolan mereka sama Om Tigor yang selalu fisioterapi," kenangnya.

Intensitas lelucon khas bapak-bapak itu mencairkan ketegangan jadwal produksi yang padat. Kehadiran figur-figur berpengalaman di set justru memberikan ruang belajar sekaligus hiburan bagi para pemeran muda.

Sesi Fisioterapi Bang Tigor Jadi Sasaran Candaan

Kekompakan para pemeran terlihat jelas lewat interaksi mereka terhadap Bang Tigor. Aktor bertubuh kekar tersebut kerap memerlukan penanganan fisioterapi di sela-sela jadwal syuting, momen yang rutin dimanfaatkan rekan-rekannya untuk saling melempar guyonan.

"Kadang-kadang suka gitu. Banyak di-bully-nya gitu lho. Seru banget kalau udah ngelihat Om Fedi, Om Tanta, Om Fedi, Om Anggy dan lain-lain udah nge-bully Om Tigor waktu lagi fisioterapi, sementara udah ditungguin di set tuh selalu lucu banget sih," tutur Ali.

Kondisi ruang kerja yang suportif membuat beban syuting adegan laga dan sepak bola terasa jauh lebih ringan. Menutup perbincangan, Ali menegaskan setiap anggota tim membawa warna komedi yang unik selama produksi berlangsung.

"Semuanya lucu aku nggak bisa milih," pungkas Ali Fikry.

Sumber: liputan6.com

Follow liputanharian.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks