Pencarian

PMI Asal Jembrana Dirawat 5 Hari karena Stroke Sebelum Meninggal di Polandia, KBRI Fasilitasi Pemulangan Jenazah

Senin, 31 Agustus 2026 • 03:52:31 WIB
PMI Asal Jembrana Dirawat 5 Hari karena Stroke Sebelum Meninggal di Polandia, KBRI Fasilitasi Pemulangan Jenazah
PMI asal Jembrana meninggal dunia di Polandia setelah menjalani perawatan intensif selama lima hari akibat dugaan stroke.

NEGARA — Kabar duka datang dari Polandia. I Komang Yudi Sutawan, warga Desa Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, meninggal dunia saat bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia di Pabrik Ayam Plukon, Sieradz. Ia berpulang pada Minggu (23/8/2026) setelah lima hari dirawat intensif di rumah sakit akibat dugaan stroke.

Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kabupaten Jembrana, Putu Agus Arimbawa, membenarkan kabar tersebut. Informasi awal diperoleh langsung dari pihak perusahaan penempatan tenaga kerja. "Benar informasi mengenai meninggalnya Komang Yudi diperoleh langsung dari pihak perusahaan penempatan tenaga kerja. Informasi awal karena sakit stroke dan sempat dirawat lima hari," ungkapnya, Minggu (30/8/2026).

Perawatan Lima Hari Sebelum Meninggal Dunia

Sebelum mengembuskan napas terakhir, Komang Yudi sempat mendapatkan perawatan intensif selama lima hari di rumah sakit setempat. Perwakilan KBRI Polandia tercatat mendatangi rumah sakit tempat almarhum dirawat pada Jumat (21/8/2026) untuk berkoordinasi dengan pihak perusahaan.

Proses penanganan pasca-meninggalnya PMI ini melibatkan banyak pihak. Selain KBRI Polandia, Bupati Jembrana, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), BP2MI/BP3MI Bali, Disnaker Provinsi Bali, Semeton PMI Krama Bali di Polandia, hingga agensi penempatan turut mengusahakan pemulangan jenazah.

Pemkab Jembrana Pastikan Pendampingan untuk Keluarga

Pemerintah Kabupaten Jembrana melalui Disnakerperin telah bergerak cepat merespons kejadian ini. Dinas terkait sudah berkomunikasi dengan Bupati Jembrana dan instansi lainnya untuk memberikan pendampingan bagi keluarga yang ditinggalkan.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Bapak Bupati dan instansi lainnya guna memberikan pendampingan kepada keluarga, sekaligus memastikan seluruh proses penanganan hingga kepulangan jenazah berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," terang Putu Agus Arimbawa.

KBRI Polandia Jadwalkan Pertemuan Bahas Kepulangan Jenazah

Langkah konkret pemulangan jenazah mulai disiapkan. Pada Senin (24/8/2026), KBRI Polandia dijadwalkan melakukan pertemuan dengan pihak perusahaan untuk membahas teknis kepulangan jenazah almarhum ke Indonesia.

Koordinasi antarinstansi ini menjadi kunci untuk memastikan proses pemulangan berjalan lancar dan sesuai aturan. Dukungan dari komunitas PMI Bali di Polandia juga diharapkan mempercepat pengurusan administrasi di negara setempat, sehingga jenazah dapat segera diterbangkan ke tanah air untuk dimakamkan di kampung halaman.

Sumber: detik.com

Follow liputanharian.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks