Pencarian

Pemkab Malang Perkuat Pembekalan CPMI Lewat Malang Migrant Center, Materi Bahasa hingga Literasi Keuangan

Jumat, 28 Agustus 2026 • 19:01:01 WIB
Pemkab Malang Perkuat Pembekalan CPMI Lewat Malang Migrant Center, Materi Bahasa hingga Literasi Keuangan
Pemkab Malang memperkuat pembekalan Calon Pekerja Migran melalui Malang Migrant Center dengan materi bahasa hingga literasi keuangan.

MALANG — Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang berkomitmen mengoptimalkan keberadaan Malang Migrant Center guna memperkuat pembekalan kepada Calon Pekerja Migran (CPMI) asal daerah itu. Pola pembekalan yang telah berjalan bakal disinkronkan dengan mekanisme dari pusat layanan tersebut.

Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Kabupaten Malang, Tri Darmawan, mengatakan materi pembekalan yang diberikan akan semakin luas, bahkan hingga pengembangan usaha bagi para calon pekerja.

"Kami setiap hari sudah mengedukasi CPMI sebelum mereka berangkat dan dengan Migrant Center ini tentu akan membuat materi pembekalan semakin lebih luas lagi, bahkan mungkin sampai bisa mengembangkan usaha," kata Tri di Malang, Jumat.

Materi Pembekalan: Bahasa hingga Antisipasi Penipuan

Beberapa fokus utama pembekalan meliputi kemampuan bahasa, budaya hidup dan kerja di luar negeri, literasi keuangan, serta pendampingan psikologi. Pemahaman tentang legalitas, administrasi, asuransi kesehatan, dan keselamatan kerja juga menjadi perhatian.

Tri menuturkan, materi tersebut diberikan agar para CPMI asal Malang lebih mudah beradaptasi dengan kebiasaan dan pola kerja di negara penempatan. Menurut dia, bekerja di luar negeri sangat berbeda dengan kondisi di daerah asal sehingga kesiapan matang diperlukan sebelum pemberangkatan.

"CPMI ini harus tahu hak dan kewajibannya, makanya ada edukasi termasuk mengantisipasi scam atau penipuan di media sosial," ujarnya.

Jumlah Pekerja Migran Asal Kabupaten Malang

Data Disnaker Kabupaten Malang mencatat, pada 2024 jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal wilayah setempat mencapai 10.289 orang. Angka tersebut turun pada 2025 menjadi 8.325 orang, dan hingga Juli 2026 tercatat sekitar 2.500 orang.

Lewat strategi ini, Disnaker Kabupaten Malang menegaskan pembekalan tidak hanya bertujuan menyiapkan PMI yang kompeten, tetapi juga membuat mereka berdaya saat kembali ke daerah asal.

Sebagaimana diketahui, Malang Migrant Center diluncurkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Rabu (26/8).

Sumber: jatim.antaranews.com

Follow liputanharian.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks