LIPUTANHARIAN.CO.ID — Proses pergantian pucuk pimpinan bank sentral memasuki babak penentuan. Destry Damayanti, yang diajukan menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri, memaparkan sejumlah prioritas kerjanya di hadapan anggota dewan.
Salah satu pekerjaan rumah yang ditekankan adalah penguatan pasar uang dan valuta asing. Langkah ini dinilai krusial untuk mendukung kebutuhan transaksi dan pembiayaan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.
Perluasan Transaksi Lintas Negara dan Pengurangan Ketergantungan Dolar AS
Dalam paparannya, Destry menyiapkan perluasan transaksi lintas negara melalui skema Local Currency Transaction (LCT). Inisiatif ini bertujuan meningkatkan penggunaan mata uang lokal dalam perdagangan bilateral dan mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS.
LCT selama ini digadang-gadang menjadi instrumen stabilisasi nilai tukar. Dengan memperluas skema ini, BI berharap transaksi perdagangan dengan negara mitra menjadi lebih efisien dan risiko gejolak kurs dapat ditekan.
Komitmen untuk melanjutkan kebijakan yang telah berjalan baik juga menjadi penegasan di hadapan Komisi XI. Hal ini mencakup konsistensi kebijakan moneter dalam menjaga stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Dinamika Ekonomi Makro di Tengah Tekanan El Nino
Proses uji kelayakan ini berlangsung di tengah tekanan ekonomi yang kompleks. Fenomena El Nino yang kuat telah memicu kekeringan ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia, mendorong inflasi pangan dan mengganggu pasokan air bersih.
BMKG mencatat 79,9 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau. Data BPBD Jawa Barat hingga 18 Agustus 2026 menunjukkan 387 desa di 27 kabupaten dan kota terdampak kekeringan, dengan 519.687 warga kesulitan mendapatkan air bersih.
Kekeringan juga memicu gagal panen. Di Desa Weninggalih, Jonggol, Kabupaten Bogor, lahan seluas 6.000 meter persegi yang biasanya menghasilkan 2 ton gabah hanya memproduksi sekitar 60 kilogram pada Juli lalu akibat kekeringan dan serangan wereng.
Kebakaran Hutan dan Lahan Jadi Sorotan
Persoalan lingkungan lain yang membayangi ekonomi adalah kebakaran hutan dan lahan. Pemerintah mencatat lebih dari 200.000 hektare lahan terbakar sepanjang Januari hingga Juli 2026, luasan setara sekitar tiga kali wilayah Jakarta.
Petugas pemadam dikerahkan untuk mengendalikan api di sejumlah titik, termasuk lahan gambut di Sampit, Kalimantan Tengah, Jambi, dan Kabupaten Kampar, Riau. Helikopter digunakan dalam pengeboman air di Danau Lamo, Jambi, sementara umat Muslim di Palembang menggelar salat minta hujan di tengah kabut asap.
Di tengah kondisi tersebut, kepemimpinan baru BI dituntut mampu menjaga stabilitas sistem keuangan. Keputusan final atas kelayakan Destry Damayanti kini menunggu hasil uji kelayakan dan kepatutan dari DPR.