Pencarian

Kualitas Udara Palembang Memburuk, PM2.5 Capai 236,7 µg/m³ di Musi 2, Pemkot Siapkan 10.000 Masker

Senin, 24 Agustus 2026 • 03:08:31 WIB
Kualitas Udara Palembang Memburuk, PM2.5 Capai 236,7 µg/m³ di Musi 2, Pemkot Siapkan 10.000 Masker
Kabut asap karhutla menyelimuti Palembang dengan konsentrasi PM2.5 mencapai 236,7 µg/m³ di Musi 2, masuk kategori sangat tidak sehat.

PALEMBANG — Kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti Palembang dan membuat kualitas udara di ibu kota Sumatera Selatan ini berada di zona tidak sehat hingga Minggu malam. Warga diminta membatasi aktivitas di luar rumah, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Pemantauan BMKG pada pukul 17.00 WIB mencatat konsentrasi PM2.5 di Musi 2 Palembang mencapai 236,7 µg/m³, masuk kategori sangat tidak sehat. Di Talang Betutu, angkanya tercatat 178,1 µg/m³ dengan status serupa.

ISPU Melonjak 80 Poin dalam Sehari

Lonjakan polusi ini terukur sejak pagi. Pemerintah Kota Palembang mencatat Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) berada di angka 195 atau kategori tidak sehat pada Minggu pagi. Angka itu melonjak 80 poin dibandingkan sehari sebelumnya yang masih berada di level 115.

Kondisi sempat memburuk pada siang hari. Data IQAir pada pukul 12.51 WIB menunjukkan indeks kualitas udara Palembang mencapai 222, masuk kategori sangat tidak sehat dengan PM2.5 sebagai polutan utama.

Jarak Pandang di Bawah 50 Meter

Kabut asap tampak jelas menyelimuti sejumlah kawasan Palembang sejak pagi. Jarak pandang di sekitar Jembatan Ampera dan kawasan sekitarnya dilaporkan kurang dari 50 meter, membuat pemandangan ikon kota itu tertutup kabut tebal.

Data di laman BMKG menjadi peringatan bagi warga yang masih beraktivitas pada malam hari. Kondisi udara dapat berubah dari waktu ke waktu mengikuti konsentrasi partikulat, arah angin, dan sebaran asap.

10.000 Masker Disiapkan Pemkot

Menghadapi situasi ini, Pemerintah Kota Palembang menyiapkan 10.000 masker untuk dibagikan kepada masyarakat. Langkah ini diambil sebagai respons cepat atas memburuknya kualitas udara yang dipicu karhutla di sejumlah wilayah Sumatera Selatan.

Warga yang tetap harus beraktivitas di luar rumah disarankan menggunakan masker dan membatasi durasi berada di ruang terbuka. Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat untuk segera memeriksakan diri jika mengalami gangguan pernapasan akibat menghirup asap dalam waktu lama.

Sumber: sumeks.disway.id

Follow liputanharian.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks