Pencarian

Pemkot Tangerang Verifikasi Data Anak Tidak Sekolah Secara By Name By Address, Siapkan Sekolah Gratis hingga PKBM

Sabtu, 22 Agustus 2026 • 15:59:01 WIB
Pemkot Tangerang Verifikasi Data Anak Tidak Sekolah Secara By Name By Address, Siapkan Sekolah Gratis hingga PKBM
Petugas gabungan Pemkot Tangerang melakukan verifikasi data anak tidak sekolah secara by name by address melalui kunjungan langsung ke rumah warga.

TANGERANG — Upaya menuntaskan persoalan anak tidak sekolah di Kota Tangerang tidak lagi berhenti pada pendataan administratif. Pemerintah kota kini turun ke lapangan dengan memverifikasi nama dan alamat setiap anak yang tercatat putus sekolah agar intervensi yang diberikan tepat sasaran.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar menyebut proses sinkronisasi data pokok pendidikan dengan pusat data pendidikan sudah berjalan. Data tersebut kemudian dicocokkan kembali dengan kondisi riil di lapangan.

“Pertama kita coba validasi data dengan pengaliran data pokok pendidikan. Kita coba sinkronisasi dengan pusat data pendidikan, kemudian kita bisa verifikasi by name by address. Ini sudah jalan dan terus update, sehingga intervensi sudah perlahan dilakukan sesuai data yang telah akurat,” ujar Wahyudi.

Bukan Sekadar Soal Biaya, Banyak Anak Kehilangan Motivasi

Persoalan anak tidak sekolah di Tangerang tidak bisa diselesaikan satu instansi saja. Wahyudi menjelaskan, latar belakang anak berhenti sekolah beragam, mulai dari faktor ekonomi, kendala administrasi kependudukan, hingga rendahnya motivasi anak untuk melanjutkan pendidikan.

Karena itu, Pemkot Tangerang menggandeng Bappeda, Dinas Sosial, Dukcapil, Diskominfo, DP3AP2KB, serta perangkat kewilayahan. Operator sekolah, kelurahan, dan kecamatan dilibatkan untuk mencocokkan data dengan kondisi anak yang sebenarnya.

Home Visit: Menjemput Anak Kembali ke Sekolah

Verifikasi data tidak berhenti di meja kerja. Petugas gabungan diterjunkan untuk melakukan kunjungan langsung ke rumah anak. Pendekatan home visit ini dinilai efektif untuk menggali kendala yang dihadapi keluarga secara lebih mendalam.

“Melalui home visit, kita bisa melihat secara langsung kondisi anak dan keluarga, sekaligus mengetahui kendala yang dihadapi untuk kembali mendapatkan akses pendidikan,” kata Wahyudi.

Jalur Kembali Belajar: Sekolah Gratis hingga Paket C

Pemkot Tangerang menyiapkan sejumlah kanal bagi anak yang ingin melanjutkan sekolah. Selain sekolah gratis dan program Tangerang Cerdas, pemerintah juga mengoptimalkan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dengan program Paket A, Paket B, dan Paket C.

Di sisi lain, mutu pembelajaran juga diperkuat melalui implementasi pembelajaran mendalam, pembiasaan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, serta penguatan sekolah ramah anak. Targetnya, lingkungan belajar yang aman dan nyaman bisa mencegah munculnya anak putus sekolah baru.

Monitoring dan evaluasi akan dilakukan berkala untuk memastikan intervensi berjalan berkelanjutan. Wahyudi menegaskan, ekosistem Gampang Sekolah terus diperkuat agar setiap anak di Tangerang memiliki kesempatan yang sama memperoleh pendidikan.

Sumber: fixsnews.co.id

Follow liputanharian.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks