LIPUTANHARIAN.CO.ID — Musisi Pongki Barata hingga aktor Morgan Oey menyuarakan keprihatinan atas kebakaran hutan dan lahan yang masih melanda sejumlah wilayah di Kalimantan. Lewat unggahan di Instagram, mereka membagikan kondisi terkini sekaligus mengajak publik menyalurkan donasi untuk warga terdampak. Isu ini menyita perhatian karena kabut asap mulai menutup kawasan perkotaan, termasuk Palangka Raya.
Karhutla yang belum padam merusak ekosistem, mengancam habitat satwa, dan menimbulkan kabut asap yang berisiko bagi kesehatan warga. Sejumlah figur publik kelahiran Kalimantan memilih memakai media sosial untuk menyampaikan aspirasi mereka.
Pongki Barata Bagikan Kondisi Lapangan
Pongki Barata, musisi kelahiran Pontianak, Kalimantan Barat, mengunggah video kondisi hutan dan lahan yang masih terbakar melalui Instagram Stories. Rekaman itu memperlihatkan perjuangan tim pemadam dan warga memadamkan api.
Unggahan Pongki juga menyertakan tautan donasi untuk penanganan karhutla. Ia mem-posting ulang video yang menunjukkan asap tebal menyelimuti jalanan di kawasan perkotaan Palangka Raya.
Morgan Oey: Sedih Lihat Warga Berjuang
Aktor Morgan Oey, yang lahir di Singkawang, Kalimantan Barat, memakai fitur 'Add Yours' di Instagram Stories untuk menyoroti dampak karhutla. Foto dalam fitur tersebut menampilkan orang utan terdampak, hutan terbakar, dan jalanan yang dipenuhi asap.
Bintang film Pengepungan di Bukit Duri itu juga mengunggah video berisi kesedihannya melihat kondisi masyarakat. Ia menyematkan tautan donasi yang akan disalurkan ke warga Kalimantan.
"Sedih banget melihat saudara-saudara kita di Kalimantan yang masih harus berjuang di tengah kebakaran hutan dan lahan yang saat ini terjadi. Kondisi udara yang tercemar dan dipenuhi asap membuat mereka harus menjalani hari dalam kondisi yang nggak mudah," tulis Morgan.
"Mungkin kita belum bisa hadir di sana secara langsung, tapi kita tetap bisa membantu melalui donasi untuk mendukung kebutuhan warga-warga yang terdampak. Nantinya bantuan tersebut akan dibelikan: masker, oksigen, dan kebutuhan darurat lain yang saat ini sangat diperlukan. Semoga bantuan kecil dari kita, bisa membantu banyak warga yang membutuhkan di Kalimantan."
Yoriko Angeline dan Saykoji Ikut Bersuara
Pemain film Laut Tengah, Yoriko Angeline, turut mem-posting fitur 'Add Yours' berisi peristiwa karhutla di sejumlah daerah, seperti Kalimantan, Sumatera, dan Papua. Perempuan kelahiran Banjarmasin itu menulis pesan singkat: "Belum padam, jangan diam."
Penyanyi Saykoji memilih cara berbeda. Pria 43 tahun itu mem-posting ulang unggahan berita The New York Times yang secara khusus menyoroti kebakaran hutan di Indonesia, berjudul "'All We Could See Was Red': The Wildfires Choking Indonesia."
Saykoji dikenal cukup aktif menyuarakan isu sosial di media sosial. Kali ini, keprihatinannya diarahkan ke wilayah kampung halamannya di Kalimantan.
Deretan unggahan itu menambah tekanan publik agar penanganan karhutla di Kalimantan dan sejumlah wilayah lain mendapat perhatian serius. Bagi warga yang ingin ikut membantu, tautan donasi yang dibagikan para artis menyasar kebutuhan darurat seperti masker dan oksigen.