LIPUTANHARIAN.CO.ID — Penyanyi Andien Aisyah memilih pendekatan berbeda dalam mendidik dua anaknya di rumah. Alih-alih memberi ceramah panjang, ia menerapkan prinsip children see, children do atau anak belajar dari apa yang dilihatnya. Metode keteladanan langsung ini terbukti membuat anak-anaknya terbiasa memilah sampah dan menjaga pola konsumsi harian.
Andien Aisyah dikenal sebagai figur publik yang konsisten menjalani gaya hidup berkelanjutan. Kebiasaan peduli lingkungan itu rupanya juga ia tularkan kepada sang buah hati, tapi dengan cara yang mungkin tidak biasa dilakukan banyak orang tua.
Ibu dua anak ini memegang satu prinsip sederhana: anak-anak adalah peniru yang ulung. Karena itu, tindakan orang tua jauh lebih bermakna dibanding ucapan lisan semata.
Children See, Children Do
Andien percaya bahwa anak belajar paling efektif lewat apa yang mereka lihat sehari-hari. Ia pun memilih untuk tidak banyak menasihati anak di rumah.
"Kalau untuk aku sendiri di rumah, aku percaya dengan children see, children do. Jadi mereka melihat dan mereka melakukan. Ketimbang dibilangin banyak-banyak, lebih sreg buat kita adalah untuk melakukan di depan mata mereka," kata Andien saat ditemui di Jakarta Pusat.
Pendekatan ini sejalan dengan konsep modeling dalam psikologi perkembangan. Anak usia dini memang lebih mudah meniru perilaku orang terdekat dibanding memahami instruksi verbal yang panjang.
Hasilnya Terlihat di Kebiasaan Sehari-hari
Metode keteladanan yang dijalankan Andien membuahkan hasil. Perlahan tapi pasti, anak-anaknya mulai terbiasa memilah sampah hingga menjaga pola konsumsi harian secara sadar.
"Works sih sejauh ini. Mereka juga ikutan untuk memilah-milih sampah di rumah, kemudian dari pola konsumsinya juga," sambungnya.
Perubahan ini terjadi tanpa paksaan. Anak-anak mengikuti kebiasaan tersebut karena melihat langsung apa yang dilakukan ibunya setiap hari, bukan karena diperintah.
Cara Mulai Menerapkan di Rumah
Orang tua yang ingin mencoba pendekatan serupa bisa memulai dari hal kecil. Pilih satu kebiasaan yang ingin ditanamkan, lalu jalankan konsisten di depan anak.
- Beri contoh langsung, bukan instruksi panjang
- Lakukan rutin agar anak melihat pola yang sama setiap hari
- Libatkan anak dalam aktivitas sederhana seperti memilah sampah
- Hindari menegur berlebihan, cukup tunjukkan cara yang benar
Kunci utamanya adalah konsistensi. Anak akan meniru apa yang benar-benar dilakukan orang tuanya, bukan apa yang hanya diucapkan.
Kapan Perlu Pendekatan Berbeda
Metode keteladanan cocok untuk membentuk kebiasaan sehari-hari. Namun untuk hal yang menyangkut keselamatan atau aturan penting, anak tetap perlu penjelasan singkat dan jelas.
Setiap anak juga punya karakter berbeda. Ada yang cepat meniru, ada yang perlu diingatkan berulang. Orang tua bisa menyesuaikan pendekatan sesuai respons anak.
Yang jelas, contoh nyata dari orang tua selalu jadi pelajaran paling kuat bagi anak. Seperti yang ditunjukkan Andien, tindakan sederhana yang dilakukan konsisten bisa membentuk kebiasaan baik pada anak tanpa perlu banyak ceramah.