ENREKANG — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Mulyadi, menyempatkan diri menyapa para warga binaan saat meninjau pelaksanaan program pembinaan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Enrekang, Jumat (28/8). Dalam kunjungan itu, ia melihat langsung proses dan hasil karya yang dikerjakan warga binaan.
Mulyadi datang bersama Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Mut Zaini. Keduanya disambut langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Enrekang, Ahmad, beserta jajaran.
Produk WBP: Miniatur Phinisi hingga Lukisan
Sejumlah hasil karya dipajang untuk ditinjau, mulai dari kerajinan kaligrafi, miniatur kapal Phinisi, lukisan, hingga berbagai produk kerajinan lainnya. Mulyadi memberikan apresiasi terhadap kreativitas dan keterampilan yang ditunjukkan para warga binaan.
Menurutnya, pembinaan kemandirian bukan sekadar kegiatan mengisi waktu selama masa pidana. Lebih dari itu, keterampilan ini diharapkan menjadi bekal ketika warga binaan kembali ke tengah masyarakat.
Dorongan Kakanwil: Kembangkan Kualitas agar Tembus Pasar
Hasil karya yang memiliki nilai seni dan ekonomi itu dinilai berpotensi untuk mendukung optimalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Mulyadi mendorong jajaran Rutan Enrekang untuk terus mengembangkan pembinaan ini secara berkelanjutan.
Ia menekankan pentingnya pengelolaan yang baik, pemasaran yang lebih luas, serta peningkatan kualitas produk. Dengan begitu, hasil pembinaan warga binaan diharapkan bisa berkembang menjadi produk unggulan yang mampu bersaing di pasar.
Komitmen Rutan Enrekang Kembangkan Pemasaran Karya WBP
Kepala Rutan Kelas IIB Enrekang, Ahmad, menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung program pembinaan ini. Menurutnya, apresiasi dari pimpinan menjadi motivasi bagi jajarannya untuk meningkatkan kualitas pembinaan.
Pihaknya juga akan berupaya membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi hasil karya warga binaan. Pasalnya, produk-produk kerajinan yang dihasilkan memiliki nilai ekonomi yang nyata.
Kunjungan kerja ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Pemasyarakatan dalam menciptakan warga binaan yang produktif, kreatif, dan mandiri. Hasil pembinaan ini pun diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi dan berkontribusi dalam pengembangan UMKM di Sulawesi Selatan.