Presiden Prabowo Targetkan Mobil Listrik Nasional Produksi Massal 2028

Presiden Prabowo menyaksikan pemaparan pelaku industri kendaraan listrik dalam peluncuran motor listrik nasional di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Penulis: Ridwan Azhari
Senin, 14 September 2026 | 14:01:31 WIB

LIPUTANHARIAN.CO.IDPresiden Prabowo menyaksikan langsung pemaparan para pelaku industri kendaraan listrik dalam acara peluncuran motor listrik nasional di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dalam sambutannya, ia menyatakan optimismenya terhadap laju pengembangan ekosistem EV di dalam negeri.

"Kita bangga hari ini ya, dan kita akan melihat perkembangan dalam waktu yang akan datang akan lebih cepat lagi," kata Presiden saat memberikan sambutan setelah mendengarkan pemaparan para pelaku industri.

Pabrik Mobil Listrik di Subang Ditargetkan Beroperasi 2028

Presiden menyebut pembangunan kompleks industri mobil listrik yang berlokasi di jalur Subang, sekitar kilometer 84. Fasilitas itu disiapkan untuk menampung produksi kendaraan listrik nasional dalam skala besar.

"Kalau tidak salah, tidak jauh dari sini. Perjalanan ke Subang di kilometer 84 ya. Ada kompleks besar, kita lagi bangun. Mobil listrik Indonesia yang kita harap paling lambat 2028 sudah produksi besar-besaran," ujar Presiden.

Target tersebut sejalan dengan keinginan pemerintah mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak. Presiden menyebut penggunaan kendaraan listrik juga berdampak langsung pada penghematan biaya harian masyarakat.

Hemat 50-70 Persen Dibanding Motor Bensin

Menurut data yang dipaparkan dalam acara tersebut, pengguna motor listrik bisa menghemat 50 hingga 70 persen biaya operasional dibandingkan motor berbahan bakar bensin. Angka itu menjadi salah satu dasar pemerintah mendorong adopsi kendaraan listrik di tingkat konsumen.

Presiden menegaskan listrik akan dipakai seluas mungkin, tidak hanya untuk motor dan mobil, tetapi juga bus hingga traktor. "Dengan motor dan mobil listrik, bus listrik, traktor listrik, dan sebanyak mungkin alat-alat kita menggunakan listrik sebagai energi utama, kita akan lebih aman. Kita akan lebih sejahtera," katanya.

IMIP Jaga Pasokan Nikel untuk Baterai EV

Dukungan terhadap ekosistem EV datang dari PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Kawasan industri itu menaungi sejumlah tenant yang bergerak di bidang pengolahan nikel, bahan baku utama baterai kendaraan listrik.

Posisi IMIP membuat rantai pasok baterai tidak sepenuhnya bergantung pada impor. Nikel olahan dari Morowali menjadi fondasi bagi industri sel baterai dalam negeri yang nantinya memasok pabrik mobil listrik di Subang dan sejumlah perakit motor listrik di Jawa.

Jarak Morowali ke Bekasi sekitar 2.400 kilometer. Meski terpisah jauh, alur pasokan dari kawasan timur Sulawesi ke pusat perakitan di Jawa menjadi penopang utama target produksi massal 2028 yang dicanangkan Presiden.

Reporter: Ridwan Azhari