Harga Pertamax Bisa Tembus Rp 20.000 per Liter, Ini Pemicunya
LIPUTANHARIAN.CO.ID — Lonjakan harga minyak mentah dunia menjadi pemicu utama. Pada perdagangan Kamis (10/9), Brent sempat menyentuh US$ 108 per barel sebelum ditutup di US$ 107,63 per barel atau naik 6,34%. Level penutupan itu menjadi yang tertinggi sejak 19 Mei dan lonjakan harian terbesar dalam enam minggu terakhir.
West Texas Intermediate (WTI) bergerak senada. Harga sempat naik 7,3% ke US$ 103 per barel, lalu menetap di US$ 102,48 per barel atau menguat 6,69%. Ini posisi penutupan tertinggi WTI sejak 19 Mei sekaligus kenaikan satu hari terbesar dalam dua bulan.
Pertamax Rp 18.000–20.000 per Liter Jika Tren Berlanjut
Pertamina Patra Niaga tidak menutup kemungkinan harga Pertamax ikut terkerek bila harga minyak dunia tak kunjung turun. Proyeksi itu disampaikan langsung oleh manajemen perusahaan.
"Karena kalau tidak kondisi ini akan berdampak seperti sekarang, harga Pertamax dan lain-lain itu akan berkisar antara di angka Rp 18-20 ribuan, karena belum ada indikasi terjadi penurunan harga minyak dunia," ujar Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga Eko Ricky Susanto, dikutip detikFinance.
Sepanjang tahun ini, harga Pertamax di wilayah Jabodetabek sempat menyentuh Rp 16.250 per liter. Angka itu kemudian turun ke Rp 15.950 per liter pada Agustus dan bertahan di level yang sama memasuki bulan kesembilan. Di SPBU swasta, BBM RON 92 bahkan sudah dijual di atas Rp 16.000 per liter.
Daftar Harga BBM Pertamina per September 2026
- Pertalite: Rp 10.000 per liter
- Biosolar: Rp 6.800 per liter
- Pertamax: Rp 15.950 per liter
- Pertamax Green: Rp 19.150 per liter
- Pertamax Turbo: Rp 19.600 per liter
- Dexlite: Rp 23.700 per liter
- Pertamina Dex: Rp 25.200 per liter
Harga BBM Shell, BP, dan Vivo di Periode yang Sama
SPBU swasta menetapkan harga RON 92 dan RON 95 di level yang relatif berdekatan. Berikut rinciannya:
- Shell V-Power Diesel: Rp 25.420 per liter
- BP 92: Rp 16.130 per liter
- BP Ultimate: Rp 19.330 per liter
- BP Ultimate Diesel: Rp 25.420 per liter
- Vivo Revvo 92: Rp 16.130 per liter
- Vivo Revvo 95: Rp 19.330 per liter
- Vivo Diesel Primus: Rp 25.420 per liter
Selat Hormuz Jadi Kunci Arah Harga Berikutnya
Ketegangan antara AS dan Iran di Selat Hormuz membuat pasar energi global bergerak agresif. Selat itu merupakan jalur pelayaran utama untuk pengiriman minyak dari kawasan Teluk, sehingga setiap eskalasi langsung terasa di harga minyak mentah.
Bagi pengguna kendaraan di Indonesia, dampaknya akan terasa pada biaya harian. Pemilik mobil yang selama ini mengisi Pertamax sebagai bahan bakar utama perlu menyiapkan opsi bila harga menembus Rp 18.000 per liter, misalnya beralih ke Pertalite atau mengurangi intensitas perjalanan.
Pemerintah dan Pertamina belum mengumumkan penyesuaian harga resmi untuk periode berikutnya. Semua masih bergantung pada pergerakan minyak mentah dunia dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.