Cara Cek Bansos PKH dan BPNT September 2026 via Situs Resmi Kemensos

Ilustrasi layanan pengecekan bansos PKH dan BPNT melalui situs resmi Kemensos.
Penulis: Ridwan Azhari
Sabtu, 12 September 2026 | 06:02:32 WIB

LIPUTANHARIAN.CO.ID — Kementerian Sosial (Kemensos) membuka layanan pengecekan bantuan sosial (bansos) melalui situs resmi Cek Bansos. Layanan ini mencakup Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan Sembako yang sebelumnya dikenal sebagai Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Pada pekan kedua September 2026, masyarakat dapat memeriksa status kepesertaan secara mandiri memakai Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercantum di Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Sumber Data: DTSEN dan Desil Kesejahteraan

Situs resmi Cek Bansos Kemensos kini memakai Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai sumber pencarian. Sistem itu juga memuat informasi desil kesejahteraan keluarga.

Kemensos menjelaskan desil dipakai dalam penentuan sasaran bansos. Keluarga pada desil 1 hingga desil 4, atau 40 persen terbawah, dapat diusulkan sebagai penerima PKH dan Sembako.

Desil kesejahteraan bersifat dinamis dan bisa diperbarui bila kondisi sosial ekonomi keluarga berubah. Pembaruan dapat dilakukan lewat pemerintah desa atau kelurahan dan Dinas Sosial, maupun melalui aplikasi Cek Bansos dengan menyampaikan kondisi sesuai keadaan sebenarnya.

Cara Cek Status Penerima

Pengecekan penerima bansos dilakukan melalui situs resmi Cek Bansos Kemensos. Pastikan NIK dan informasi kependudukan yang dimasukkan sudah sesuai.

Jika nama tidak ditemukan dalam hasil pencarian, periksa kembali kesesuaian NIK dan data kependudukan yang digunakan. Kekeliruan satu digit saja bisa membuat nama tidak muncul.

Belum Terdaftar tapi Memenuhi Kriteria

Warga yang kondisi sosial ekonominya memenuhi kriteria tetapi belum terdaftar dapat mengajukan pembaruan atau pengusulan. Mekanismenya tersedia di desa atau kelurahan serta Dinas Sosial setempat.

Pengusulan lewat jalur ini menjadi pintu bagi keluarga yang merasa layak menerima namun belum masuk data. Sertakan kondisi riil keluarga agar penilaian desil berjalan akurat.

Waspadai Penipuan Bermodus Bansos

Untuk memastikan informasi yang diperoleh benar, masyarakat harus menggunakan layanan resmi Kemensos. Jangan memberikan NIK maupun informasi pribadi kepada situs atau pihak yang tidak jelas.

Kanal pengaduan resmi Kemensos dapat dimanfaatkan bila ada kejanggalan dalam proses pencairan atau pengusulan. Laporkan setiap permintaan biaya dari pihak yang mengaku calo bansos.

Reporter: Ridwan Azhari