Review Kia Seltos, Carens, Sonet di GIIAS Bandung 2026: Harga OTR dan Fitur ADAS
LIPUTANHARIAN.CO.ID — GIIAS Bandung 2026 berlangsung pada 9–13 September di Sudirman Grand Ballroom. Kia Sales Indonesia memanfaatkan ajang ini untuk memperkenalkan tiga lini produknya secara langsung kepada konsumen Jawa Barat, lengkap dengan fasilitas test drive dan program penjualan khusus.
Ketiga model yang dibawa punya segmentasi berbeda. The all-new Seltos menyasar pasar SUV premium, The all-new Carens untuk keluarga besar, dan The new Sonet untuk mobilitas perkotaan. Menurut VP Commercial Kia Sales Indonesia, Welly Nugroho, pengunjung bisa melihat sekaligus merasakan langsung karakter masing-masing model di booth Kia.
The All-New Seltos: Satu-Satunya dengan ADAS Level 2 di Kelasnya
Seltos hadir sebagai SUV global dengan mesin 1.5L dan transmisi IVT. Ground clearance 200 mm dan tiga pilihan Drive Mode membuatnya cukup fleksibel untuk kondisi jalan Indonesia yang campur aduk. Yang paling menarik justru di sektor keselamatan: teknologi ADAS Level 2 dan enam airbags sudah tersedia, dan model ini mengantongi peringkat bintang lima Bharat NCAP.
Harga OTR Bandung untuk Seltos:
- Trendy: Rp363.000.000
- Prestige+ ADAS: Rp423.000.000
- GT Line: Rp473.000.000
Perbedaan harga antar varian cukup signifikan—Rp110 juta dari varian terendah ke tertinggi. Fitur ADAS baru tersedia di dua varian atas, jadi kalau anggaranmu mentok di varian Trendy, kamu tidak akan mendapatkan teknologi tersebut.
The All-New Carens: Solusi 7 Penumpang dengan Kursi One-Touch
Carens menjawab kebutuhan keluarga yang butuh kabin tiga baris dengan konfigurasi enam atau tujuh penumpang. Fitur andalannya adalah Electric One-Touch Tumble Seat yang tersedia di seluruh varian—memudahkan akses ke baris ketiga tanpa harus menggeser kursi manual secara ribet.
Harga OTR Bandung untuk Carens:
- M/T: Rp273.000.000
- Trendy: Rp303.000.000
- Motion: Rp342.000.000
- Signature: Rp385.000.000
Varian M/T dengan transmisi manual menjadi pintu masuk termurah ke segmen MPV 7-seater. Perlu dicatat, varian Signature yang dibanderol Rp385 juta bersaing langsung dengan SUV premium sekelas Seltos Prestige+—keputusan akhirnya bergantung pada prioritasmu: ruang kabin atau fitur keselamatan canggih.
The New Sonet: Compact SUV Paling Terjangkau di Booth Kia
Sonet diposisikan sebagai compact SUV untuk mobilitas harian. Mesin 1.5L dengan transmisi IVT dan Multi Terrain Control jadi andalan untuk penggunaan perkotaan yang kadang harus melewati jalan kurang mulus. Dimensinya yang ringkas membuatnya lebih mudah bermanuver di lalu lintas padat dibanding dua saudaranya.
Harga OTR Bandung untuk Sonet:
- Trendy: Rp267.000.000
- Motion: Rp293.000.000
- Signature: Rp319.000.000
Test Drive dan Nuansa Korea di Booth Kia
Pengunjung bisa mencoba ketiga model tersebut langsung. Registrasi dilakukan di area test drive dengan menunjukkan SIM, lalu sesi berkendara bersama tim penjualan Kia. Ini kesempatan bagus untuk merasakan perbedaan karakter tiap model sebelum memutuskan membeli.
Kia juga menghadirkan Korean Costume Photo Challenge—pengunjung bisa mengenakan Hanbok dan berfoto di booth. Ada merchandise menarik bagi yang mengikuti aktivitas ini. Untuk pembelian selama GIIAS Bandung 2026, konsumen mendapat hadiah langsung berupa Samsung Galaxy Tab A11+. Sayangnya, informasi detail mengenai program kredit, DP, atau cicilan ringan tidak disebutkan dalam rilis resmi.
Verdict: Mana yang Worth It?
Kalau prioritasmu keselamatan dan fitur ADAS, Seltos Prestige+ ADAS di Rp423 juta menawarkan nilai terbaik di antara ketiganya. Untuk keluarga besar dengan budget lebih hemat, Carens Trendy di Rp303 juta sudah cukup masuk akal—hanya saja fitur keselamatannya tidak secanggih Seltos. Sementara Sonet cocok untuk kamu yang butuh mobil baru bergaransi dengan budget di bawah Rp300 juta dan prioritas utama kemudahan parkir di kota.
Yang perlu diperhatikan: harga OTR Bandung ini bisa berbeda dengan kota lain karena komponen pajak daerah. Dan meski ADAS Level 2 di Seltos terdengar mewah, pastikan kamu mencobanya langsung saat test drive—sensitivitas sistem peringatan dini tiap pabrikan bisa sangat berbeda.