Pertamina Naikkan Harga BBM Nonsubsidi September 2026, Cek Daftarnya

Petugas mengisi bahan bakar nonsubsidi di salah satu SPBU Jakarta saat penyesuaian harga berlaku awal September 2026.
Penulis: Fadhli Usman
Sabtu, 05 September 2026 | 22:01:31 WIB

LIPUTANHARIAN.CO.ID — Beban operasional pemilik kendaraan peminum bahan bakar nonsubsidi dipastikan bertambah per awal September 2026. PT Pertamina (Persero) resmi memberlakukan banderol baru untuk lini bahan bakar gasoline dan gasoil non-penugasan secara bertahap sejak 1 dan 2 September 2026.

Kenaikan berlaku serentak di berbagai SPBU seluruh Indonesia, mencakup Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Dexlite, hingga Pertamina Dex. Sementara itu, kelompok BBM bersubsidi tetap dipatok dengan tarif lama.

Lonjakan Signifikan pada Lini Bahan Bakar Diesel

Kategori gasoil atau bahan bakar diesel nonsubsidi mencatat lonjakan nominal paling tajam pada penyesuaian kali ini. Kenaikan harga per liternya melompat di atas rentang Rp 3.700.

  • Dexlite: Naik Rp 3.700 hingga Rp 4.200 per liter.
  • Pertamina Dex: Naik Rp 3.850 hingga Rp 4.200 per liter.

Contoh riil terlihat di wilayah Sulawesi Selatan. Banderol Dexlite melonjak Rp 4.050, dari semula Rp 20.150 menjadi Rp 24.200 per liter. Pengguna Pertamina Dex di provinsi yang sama kini harus menebus Rp 25.750 per liter, naik Rp 4.100 dari angka sebelumnya Rp 21.650 per liter.

Penyesuaian Gasoline: Pertamax Green 95 Naik Rp 2.550

Untuk lini bensin bernilai oktan tinggi, penyesuaian diterapkan bertahap. Pertamax Turbo naik sejak 1 September dengan rentang Rp 1.150 sampai Rp 1.350 per liter, membuat harganya di Sulawesi Selatan kini menyentuh Rp 20.000 per liter dari posisi awal Rp 18.700.

Sehari berselang, yakni per 2 September 2026, giliran Pertamax Green 95 yang dikoreksi. Bahan bakar bauran bioetanol ini mengalami kenaikan merata sebesar Rp 2.550 per liter.

Konsumen Pertamax Green 95 yang sebelumnya membayar Rp 16.600 per liter kini wajib merogoh kocek hingga Rp 19.150 per liter di dispenser SPBU.

Pertalite dan Bio Solar Subsidi Tidak Mengalami Perubahan

Di tengah melambungnya banderol bahan bakar komersial, harga BBM yang disubsidi pemerintah tidak mengalami pergeseran sama sekali. Pengguna kendaraan harian berbasis bensin RON 90 maupun solar subsidi masih menikmati tarif tetap.

  • Pertalite (RON 90): Tetap Rp 10.000 per liter.
  • Bio Solar Subsidi: Tetap Rp 6.800 per liter.

Kebijakan mempertahankan tarif dua BBM penugasan tersebut menjaga stabilitas biaya operasional sektor logistik umum dan mobilitas masyarakat komuter di seluruh provinsi.

Reporter: Fadhli Usman