Cara Cek dan Bersihkan Penyimpanan Windows yang Penuh, dari Pengaturan Bawaan sampai Aplikasi Pihak Ketiga
Mulai dari Pengaturan Penyimpanan Bawaan Windows
Langkah pertama yang paling praktis adalah memanfaatkan menu Storage di Windows. Tekan tombol Win + I untuk membuka Settings, lalu masuk ke System > Storage. Di sini, kamu akan melihat total kapasitas disk yang terpakai beserta rincian kategori penyimpanannya, seperti aplikasi terpasang, file sementara, dan lainnya.Kategori yang biasanya paling banyak memakan ruang adalah Installed apps. Klik kategori tersebut dan kamu akan diarahkan ke halaman Settings > Apps > Installed apps. Ubah opsi Sort by menjadi Size (Large to Small) untuk menampilkan aplikasi dengan ukuran terbesar di urutan teratas. Dari menu tiga titik di samping nama aplikasi, kamu bisa langsung memilih Uninstall untuk menghapus aplikasi yang sudah tidak terpakai. Jika punya lebih dari satu drive, beberapa aplikasi tertentu juga menyediakan opsi Move untuk dipindahkan ke drive lain.
Kelola File Sementara dan Data Sistem dengan Bijak
Masih di halaman Storage, kategori Temporary Files layak mendapat perhatian. Di dalamnya ada beberapa kotak centang untuk berbagai jenis file, seperti Thumbnails, yang aman dihapus untuk menghemat ruang. Klik Cleanup System Files untuk melihat lebih banyak jenis file sampah lainnya.Namun, berhati-hatilah dengan dua item berikut:
- Downloads: Folder ini sering menyimpan file instalasi atau dokumen yang mungkin masih kamu butuhkan. Jangan asal hapus tanpa memeriksa isinya terlebih dahulu. - Recycle Bin: Menghapus isi Recycle Bin akan menghapus file secara permanen. Buka dulu dari desktop untuk memastikan tidak ada file penting yang ingin kamu pulihkan.
Jika kamu punya lebih dari satu drive penyimpanan, gulir ke bagian Advanced storage settings di halaman Storage utama dan pilih Storage used on other drives untuk melihat rincian penggunaan pada drive lainnya.
Mengurangi Beban Fitur Sistem
Bagian System & reserved, yang mungkin tersembunyi di balik menu Show more categories, menunjukkan besarnya ruang yang digunakan oleh fitur-fitur Windows. Menonaktifkan fitur di bagian ini bisa membebaskan ruang, tapi umumnya ini adalah langkah terakhir karena bisa menghilangkan fungsi penting sistem.Salah satu contohnya adalah hibernation. Jika kamu tidak pernah menggunakan mode hibernasi, kamu bisa mematikannya untuk menghapus file hiberfil.sys yang berukuran besar. Caranya:
1. Ketik "cmd" di Start menu.
2. Klik kanan pada Command Prompt dan pilih Run as administrator.
3. Ketik perintah powercfg /hibernate off lalu tekan Enter.
Untuk mengaktifkannya kembali di masa depan, gunakan perintah powercfg /hibernate on.
Selain itu, ada System Restore yang berfungsi memulihkan PC ke kondisi sebelumnya saat terjadi masalah. Klik Manage system restore untuk membuka Control Panel-nya. Pilih drive sistem dan klik Configure. Kamu bisa menurunkan slider Max Usage untuk membatasi ruang yang dipakai, atau klik Delete untuk menghapus semua titik pemulihan dan mendapatkan ruang lebih banyak, dengan konsekuensi hilangnya opsi rollback.
Analisis File Lebih Dalam dengan TreeSize Free
Menu Storage bawaan Windows memang membantu, tapi kurang efektif untuk memeriksa file individual, terutama di kategori seperti Music, Videos, atau Other. Untuk itu, aplikasi pihak ketiga seperti TreeSize Free bisa menjadi solusi.Setelah diinstal, jalankan program tersebut sebagai administrator. Pilih Select Directory dan arahkan ke drive C: untuk memindai seluruh isi drive. TreeSize akan menampilkan daftar folder terbesar di bagian atas. Kamu bisa memperluas folder tersebut untuk melihat isinya hingga ke file individual.
Perhatikan bahwa folder seperti Program Files dan Program Files (x86) akan terlihat sangat besar karena berisi aplikasi yang terinstal. Jangan hapus file di dalamnya secara manual; gunakan fitur Uninstall di Settings seperti yang dijelaskan sebelumnya.
Untuk file personal, buka folder Users dan temukan folder akunmu. Jika ada banyak ruang terpakai di AppData, itu biasanya berasal dari cache atau file unduhan aplikasi seperti browser, platform streaming, dan aplikasi email. Klik kanan pada folder mana pun dan pilih Open untuk melihat isinya di File Explorer.