Kebakaran Pabrik Sabun di KEK Sei Mangkei Simalungun Tewaskan 3 Pekerja, Diduga Lompat dari Lantai 4
SIMALUNGUN — Peristiwa nahas itu terjadi Kamis pagi sekitar pukul 10.10 WIB. Ketiga korban merupakan pekerja dengan tugas sebagai helper atau tukang las di pabrik bagian biding yang terbakar.
Kobaran api yang membesar memaksa sejumlah pekerja mengambil langkah nekat. Video yang beredar di kalangan wartawan memperlihatkan para pekerja memilih lompat dari ketinggian gedung untuk menyelamatkan diri.
Tiga Korban Jatuh dari Lantai Atas
Kepala Seksi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, membenarkan ketiga korban meninggal dunia diduga akibat melompat dari lantai atau tingkat bagian pabrik biding. "Peristiwa kebakaran tersebut, jumlah korban yang meninggal dunia sampai saat ini terdapat sebanyak 3 orang," sebutnya dalam keterangan tertulis, Kamis sore.
Berikut identitas ketiga korban tewas dalam kebakaran itu:
- Nasri Efendi (23) — helper atau tukang las, warga Dusun Pengajian, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara.
- Muhammad Rifaldi (26) — helper atau tukang las, warga Dusun IV Mangga, Desa Pelanggiran Laut Tador, Kecamatan Laut Tador, Kabupaten Batu Bara.
- Sumandi (39) — helper atau tukang las, warga Dusun Teratak, Perkebunan Sei Bejangkar, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batu Bara.
Api Diduga Muncul dari Lantai 3 atau 4
Tim gabungan masih berjibaku melakukan proses pemadaman dan evakuasi korban saat informasi ini disampaikan. Polres Simalungun juga telah membuka penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran.
Dari hasil penyelidikan awal, api diperkirakan muncul dari lantai 3 atau lantai 4. Sebelum kobaran api membesar, sempat terdengar suara dentuman dari bagian pabrik biding.
"Sampai saat ini sekira pukul 14.00 WIB, sumber api belum dapat dipastikan penyebabnya. Namun berdasarkan informasi yang diperoleh, pertama kali api muncul diperkirakan dari lantai 3 atau lantai 4 dan sempat terdengar seperti suara dentuman tepat di bagian pabrik Biding," jelas AKP Verry.
Korban Dievakuasi ke Dua Rumah Sakit
Seluruh korban, baik yang selamat maupun yang meninggal dunia, sudah dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Perdagangan dan RS Karya Husada. Kedua fasilitas kesehatan itu berlokasi tidak jauh dari lokasi kejadian. Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan di lokasi masih berlangsung.