Porsche Macan GTS Electric vs Hyundai Ioniq 5 N: Mobil SUV Listrik Performa, Beda Harga Jauh Beda Karakter

Porsche Macan GTS Electric dan Hyundai Ioniq 5 N menjalani pengujian performa di lintasan untuk membandingkan akselerasi dan efisiensi.
Penulis: Mahsyar Hamdani
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:06:01 WIB

LIPUTANHARIAN.CO.ID — Membandingkan Porsche Macan GTS Electric dan Hyundai Ioniq 5 N mungkin terdengar seperti pertarungan kelas berat yang tidak seimbang. Satu dari Stuttgart dengan embel-embel premium, satunya lagi dari Korea dengan ambisi menggebrak. Namun, berdasarkan data pengujian kami, keduanya berada di lapangan yang sama: SUV listrik performa kompak dengan bentuk praktis dan tenaga setara sportscar. Perbedaan utamanya? Harga dan filosofi.

Di atas kertas, jaraknya cukup mencolok. Porsche dibanderol USD 107.650 (sekitar Rp 1,7 miliar), sementara Hyundai hanya USD 61.550 (sekitar Rp 985 juta). Lebih dari itu, keduanya menawarkan pendekatan berbeda terhadap performa listrik, dan hasil tes kami mengungkap kejutan yang menarik.

Performa: Hyundai Lebih Cepat, Porsche Lebih Halus

Soal akselerasi murni, Ioniq 5 N adalah pemenangnya. Dengan tenaga gabungan 641 hp dan bobot 4.849 pon (2.199 kg), rasio power-to-weight-nya lebih baik (7,6 lbs/hp) dibanding Macan yang membawa 563 hp dan bobot lebih berat 5.426 pon (2.461 kg) dengan rasio 9,3 lbs/hp.

Hasilnya di lintasan: Ioniq 5 N melesat ke 60 mph (96 km/jam) dalam 3,0 detik, sedangkan Macan butuh 3,3 detik. Di quarter-mile, jaraknya melebar—Hyundai mencatat 11,1 detik, Porsche 11,6 detik. Angka ini membuktikan bahwa kekuatan motor listrik mampu menyaingi mesin V8 konvensional, namun dengan bobot yang jauh lebih besar.

Pengereman dan Cengkeraman: Porsche Balas Dendam

Di sinilah Macan menunjukkan kelasnya. Meski lebih berat, sistem pengereman Porsche lebih superior. Dari kecepatan 70 mph (112 km/jam), Macan berhenti dalam jarak 148 kaki (45 meter), lebih pendek dari Hyundai yang membutuhkan 153 kaki (46,6 meter).

Pada tes skidpad, Macan dengan ban Pirelli P Zero Corsa PZC4 opsional mencengkeram hingga 0,99 g, sedikit di atas Ioniq 5 N yang memakai Pirelli P Zero PZ4 Elect dengan 0,96 g. Perlu dicatat, saat Macan memakai ban Michelin Pilot Sport EV yang lebih setara dengan Hyundai, catatannya turun ke 0,94 g.

Efisiensi dan Pengisian Daya: Jurang yang Dalam

Ini mungkin faktor terbesar yang membedakan keduanya. Baterai Macan lebih besar (95 kWh vs 84 kWh) dan jauh lebih efisien. Jangkauan EPA-nya mencapai 294 mil (473 km), sementara Ioniq 5 N hanya 221 mil (355 km). Dalam pengujian jalan raya kami di kecepatan 75 mph (120 km/jam), kesenjangannya semakin terlihat: Macan menempuh 290 mil (467 km), Hyundai hanya 190 mil (306 km).

Keunggulan Porsche berlanjut pada kecepatan pengisian daya. Rata-rata pengisian DC fast-charge dari 10–90 persen mencatatkan 148 kW untuk Macan, dibanding 129 kW untuk Ioniq 5 N. Artinya, dalam perjalanan jauh, Macan tidak hanya lebih irit, tetapi juga lebih cepat mengisi ulang—kombinasi yang sangat penting untuk mobil listrik.

Praktikalitas: Hyundai Lebih Lapang, Porsche Lebih Premium

Meskipun dimensinya mirip, Hyundai menawarkan ruang kargo lebih lega: 26 kaki kubik (736 liter) di belakang kursi baris kedua, berbanding 17 kaki kubik (481 liter) pada Macan. Ini adalah keunggulan signifikan untuk penggunaan harian atau liburan keluarga.

Verdict: Bukan Soal Mana yang Lebih Baik, Tapi Mana yang Sesuai

Kedua mobil ini membuktikan bahwa era SUV listrik performa telah tiba. Namun, pilihan di antara keduanya sangat personal:

  • Pilih Hyundai Ioniq 5 N jika: Anda mengutamakan akselerasi mentah, nilai uang terbaik, dan tidak masalah dengan jangkauan yang lebih pendek. Ini adalah pilihan yang lebih "fun" dan agresif.
  • Pilih Porsche Macan GTS Electric jika: Anda membutuhkan mobil listrik harian yang lebih efisien, dengan jangkauan jauh, pengisian cepat, dan kualitas pengereman superior. Anda juga membayar untuk badge Porsche dan pengalaman berkendara yang lebih refined.

Pada akhirnya, Ioniq 5 N adalah bukti bahwa performa tinggi tidak harus mahal. Sementara Macan GTS Electric mengingatkan kita bahwa premium bukan hanya soal tenaga, tetapi juga efisiensi, kontrol, dan detail yang lebih halus. Keduanya hebat, tapi untuk kebutuhan yang berbeda.

Reporter: Mahsyar Hamdani