Pemkab Pasuruan Hibahkan Tanah untuk Kantor Layanan Haji dan Umrah Terpadu, Target Pembangunan 2027
PASURUAN — Langkah ini diambil untuk mendekatkan akses layanan administrasi dan bimbingan bagi calon jemaah haji serta masyarakat yang hendak berangkat umroh. Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori hadir langsung dalam penandatanganan tersebut, mewakili Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo.
Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Republik Indonesia, Puji Raharjo, menandatangani NPHD dan BAST mewakili Menteri Haji dan Umroh Republik Indonesia. Penandatanganan ini menjadi dasar hukum resmi bagi kementerian untuk memanfaatkan aset tanah milik daerah tersebut.
Apresiasi Kementerian atas Dukungan Pemkab
Puji Raharjo menyampaikan apresiasinya atas hibah tanah tersebut saat kunjungan kerja ke Kantor Bupati Pasuruan. Ia menilai langkah Pemkab Pasuruan mencerminkan komitmen kuat dalam mendukung pelayanan keagamaan di daerah.
"Mewakili Bapak Menteri Haji dan Umroh RI, kami mengapresiasi Pemkab Pasuruan. Terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo atas dukungannya secara nyata terhadap penyelenggaraan ibadah umroh dan haji," ujar Puji Raharjo.
Fokus Pelayanan Terbaik untuk Calon Jemaah
Puji menegaskan bahwa pembangunan kantor layanan terpadu ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo untuk memberikan pelayanan terbaik bagi calon jemaah haji dan umrah. Kehadiran kantor ini diharapkan memangkas jarak antara masyarakat dengan layanan administrasi perhajian.
"Fokus kita, sebagaimana perintah Pak Presiden Prabowo adalah memberikan pelayanan terbaik untuk calon jemaah haji dan umrah," tegasnya.
Kementerian Buka Peluang ASN dari Instansi Lain
Di luar pembahasan infrastruktur, Puji mengungkapkan kementeriannya tengah membuka peluang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dari instansi lain untuk bergabung. Perekrutan ini dilakukan melalui portal ASN Karir dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).
Langkah ini diambil untuk mengatasi kekurangan pegawai di lingkungan Kementerian Haji dan Umroh. Dengan bertambahnya sumber daya manusia, pelayanan kepada calon jemaah diharapkan bisa lebih optimal ke depannya.