Stockbit Rilis AI Reports dan Data UBO, Perkuat Fitur Analisis Broker untuk Investor
LIPUTANHARIAN.CO.ID — Head of PR & Corporate Communication Stockbit, William, mengatakan inovasi ini merupakan respons atas kebutuhan pengguna yang semakin kompleks. Menurutnya, investor profesional saat ini tidak hanya membutuhkan akses transaksi, tetapi juga perangkat analisis yang mampu mengolah data pasar secara cepat dan mendalam.
"Investor dan trader profesional membutuhkan lebih dari sekadar akses untuk melakukan transaksi. Mereka membutuhkan data yang semakin komprehensif, cepat, dan mudah dianalisis untuk memahami dinamika pasar," ujar William dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (19/2).
Fokus pada Fitur Analisis Aktivitas Broker
Salah satu area pengembangan utama Stockbit adalah memperkaya data terkait pergerakan broker. Pengguna kini dapat memanfaatkan fitur Filter by Broker di Running Trade untuk menyaring transaksi berdasarkan sekuritas tertentu, sehingga pola perdagangan dapat diamati lebih terarah.
Untuk analisis yang lebih luas, Stockbit menghadirkan Broker Activity, Multiple Broker Activity, Broker Daily Activity, Broker Analysis di Desktop App, serta Broker Flow. Pada fitur Broker Flow, tersedia tampilan Trade Flow dan Candlestick View yang memvisualisasikan pergerakan transaksi. Fitur Lock Broker Flow memungkinkan pengguna mengunci tampilan analisis broker tertentu saat mengeksplorasi data lain.
Stockbit juga menambahkan Value serta Real-Time Order Queue di Running Trade untuk memberikan informasi transaksi dan antrean order secara langsung. Adapun Display Frequency membantu melihat frekuensi kemunculan transaksi secara lebih terstruktur.
Transparansi Data Kepemilikan Saham dan UBO
Untuk memperluas transparansi, Stockbit memperkaya informasi struktur kepemilikan saham. Pengguna platform web kini dapat mengakses Data Ultimate Beneficiary Owner (UBO) serta Data Kepemilikan Saham di atas 1 persen. Hal ini memberi gambaran lebih mendalam mengenai pihak-pihak yang memiliki kepemilikan signifikan dalam suatu emiten.
Data Holdings & Investor Network tersedia di platform web, sementara Investor Network dapat diakses di aplikasi mobile. Keduanya membantu mengeksplorasi keterkaitan antar investor. Stockbit juga menyediakan data 39 jenis komposisi pemegang saham untuk melihat struktur kepemilikan sebuah perusahaan secara lebih rinci.
Fitur lain yang diluncurkan adalah Open Order on Company Profile, yang menampilkan informasi order dari halaman profil perusahaan. Di aplikasi mobile, fitur Ownership Allocation memberikan akses informasi alokasi kepemilikan langsung dari perangkat genggam. Stockbit turut memperkenalkan Merge Order ID untuk menyederhanakan tampilan order yang saling berkaitan.
AI Reports dan Track Record Underwriters
Di tengah maraknya adopsi kecerdasan artifisial, Stockbit memperkenalkan AI Reports. Fitur ini dirancang untuk memberikan rangkuman informasi relevan dalam proses riset, sehingga pengguna dapat menghemat waktu saat mengeksplorasi profil perusahaan.
"Kehadiran AI Reports menjadi bagian dari upaya Stockbit untuk menggabungkan kekuatan data dengan teknologi AI dalam mendukung proses analisis investor," jelas William.
Bagi investor yang mengikuti aksi korporasi seperti IPO, Stockbit menghadirkan Track Record Underwriters yang tersedia di platform mobile, web, dan desktop. Fitur ini menampilkan rekam jejak penjamin emisi dalam satu tempat, yang dapat menjadi pertimbangan tambahan saat melakukan riset terhadap perusahaan yang akan melantai di bursa.
"Pengembangan fitur-fitur ini kami lakukan berdasarkan kebutuhan pengguna yang semakin kompleks seiring perjalanan mereka dalam berinvestasi. Kami ingin Stockbit tidak hanya menjadi tempat untuk bertransaksi, tetapi juga menjadi platform yang menyediakan berbagai data dan perangkat analisis," pungkas William.