Luke Littler Gagal ke Semifinal Players Championship 27, Peluang ke Minehead Menipis
LIPUTANHARIAN.CO.ID — Kekalahan 5-6 dari Wattimena di Leicester, Selasa (18/2), menjadi pukulan telak bagi Littler. The Nuke, julukannya, sebenarnya sempat memaksa laga masuk ke babak penentuan, namun petenis asal Belanda itu tampil dingin dengan menyelesaikan checkout 115 untuk mengunci kemenangan. Ini menjadi kemenangan pertama Wattimena atas Littler dalam enam pertemuan di PDC Tour.
Dampak ke Klasemen: Posisi 141 dan Selisih Poin yang Menjauh
Hasil ini membuat Littler hanya membawa pulang £4.000 atau sekitar Rp 80 juta. Dalam perburuan tiket ke Minehead untuk final November, ia tertahan di peringkat 141 dengan total poin yang jauh tertinggal dari Mario Vandenbogaerde yang menghuni posisi 64, batas akhir zona lolos.
Selisih poin antara keduanya kini mencapai £22.250. Dengan hanya tujuh turnamen tersisa, peluang Littler untuk menembus 64 besar semakin berat, terutama karena ia hanya berencana tampil di turnamen yang digelar di Inggris.
Hanya Tiga Kesempatan Tersisa untuk The Nuke
Keputusan Littler untuk memprioritaskan turnamen di Inggris membuat ruang geraknya kian sempit. Dari tujuh ajang yang tersisa, hanya tiga yang akan diikutinya, termasuk satu turnamen yang digelar di venue yang sama, Rabu (19/2) besok.
Untuk bisa aman, Littler butuh hasil maksimal. Juara turnamen mendapatkan £15.000, sementara runner-up mengantongi £10.000. Dengan matematika sederhana, ia hampir wajib memenangkan setidaknya dua dari tiga turnamen yang tersisa untuk bisa mengejar ketertinggalan.
Mental Tetap Positif usai Kekalahan di Leicester
Meski peluangnya menipis, remaja 19 tahun itu tak larut dalam kekecewaan. Melalui akun Instagram pribadinya, Littler menuliskan "on the move" sebagai bentuk optimismenya menghadapi sisa musim. Sikap ini menunjukkan tekadnya untuk terus berjuang meski situasi klasemen tidak berpihak padanya.
Turnamen Players Championship 28 yang digelar Rabu besok menjadi ujian berikutnya. Kemenangan di sana bukan hanya soal poin, melainkan juga menjaga asa untuk melengkapi sapu bersih gelar di ajang peringkat pada 2026.