Fahira Idris Ajak Warga Jakarta Jaga Kota lewat Apel Siaga, Tegaskan Bukan Aksi Mobilisasi Perlawanan

Fahira Idris menyampaikan Apel Siaga Jaga Jakarta merupakan ikhtiar bersama menjaga Jakarta, bukan aksi mobilisasi perlawanan.
Penulis: Ridwan Azhari
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:55:01 WIB

JAKARTA — Fahira Idris menyatakan pihaknya akan berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta untuk mengikuti Apel Siaga Jaga Jakarta. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari kiprah panjang organisasi dalam menjaga masyarakat, lingkungan, fasilitas publik, persatuan, serta kedamaian kota.

Pernyataan itu disampaikan Fahira melalui siaran persnya, Sabtu (22/8/2026). Ia menegaskan bahwa apel siaga ini bukan ajang untuk memprovokasi atau melawan siapa pun.

Jakarta Rumah Bersama yang Harus Dirawat

Fahira menjelaskan, Apel Siaga Jaga Jakarta adalah pengingat bahwa Jakarta merupakan rumah bagi semua warganya. Menurutnya, rumah itu harus dijaga dengan semangat gotong royong, dialog, ketertiban, dan persaudaraan.

"Apel Siaga Jaga Jakarta bukan gerakan untuk membangun ketegangan dan bukan mobilisasi untuk melawan siapa pun. Ini adalah ikhtiar bersama untuk mengingatkan bahwa Jakarta merupakan rumah kita semua. Rumah ini harus dijaga dengan gotong royong, dialog, ketertiban, dan semangat persaudaraan," kata Fahira.

Menjaga Jakarta Lebih dari Sekadar Amankan Wilayah

Bagi Fahira, menjaga Jakarta memiliki makna yang lebih luas dari sekadar mengamankan wilayah. Ia menekankan bahwa upaya ini berkaitan langsung dengan kesejahteraan warga, mulai dari akses keadilan, layanan kesehatan, hingga penguatan ekonomi keluarga.

"Bang Japar meneguhkan komitmen Jaga Jakarta. Bagi kami, menjaga Jakarta berarti menjaga masyarakatnya, persatuannya, lingkungannya, fasilitas publiknya, serta memastikan warga merasa aman, terbantu, dan tidak sendirian ketika menghadapi persoalan," ujarnya.

Komitmen Berbuat dan Bermanfaat

Fahira mengaitkan langkah ini dengan garis perjuangan organisasi yang dinaunginya, yakni "Berbuat dan Bermanfaat". Ia menyebut menjaga lingkungan, melestarikan budaya, serta merawat kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat merupakan wujud nyata dari komitmen tersebut.

"Jakarta adalah rumah kita bersama, sehingga harus kita rawat dengan kepedulian, persaudaraan, dan cara-cara yang damai," imbuh Fahira.

Apel Siaga Jaga Jakarta dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 27 Agustus 2026. Kegiatan ini akan diikuti oleh sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta.

Reporter: Ridwan Azhari