Walmart Akhirnya Dukung Apple Pay dan Google Pay Mulai 24 Agustus

Walmart mengumumkan dukungan Apple Pay dan Google Pay di seluruh gerainya mulai 24 Agustus.
Penulis: Ridwan Azhari
Jumat, 21 Agustus 2026 | 22:18:01 WIB

Walmart resmi mengumumkan dukungan untuk Apple Pay dan Google Pay di semua toko dan klub Sam's Club. Fitur Tap to Pay ini akan mulai diuji coba di lokasi terpilih pada 24 Agustus, dengan target menjangkau seluruh gerai sebelum akhir tahun. SPBU milik perusahaan baru akan mendukung metode ini pada pertengahan 2027.

Keputusan ini mengejutkan industri karena Walmart selama ini mati-matian mempromosikan solusi pembayaran internalnya sendiri, yaitu Walmart Pay dan Scan-and-Go. Bahkan pada 2016, perusahaan sempat tergabung dalam konsorsium peritel besar yang membangun CurrentC, sistem pembayaran mobile tandingan yang dirancang untuk menjegal dominasi Apple Pay. Proyek itu gagal total dan ditinggalkan.

Mengapa Walmart Menyerah Sekarang

Tekanan dari konsumen menjadi faktor utama. Selama bertahun-tahun, pelanggan Walmart terus meminta dukungan Apple Pay dan Google Pay yang sudah menjadi standar pembayaran di Amerika Serikat. Sebagai salah satu peritel terbesar dunia, Walmart sebelumnya percaya diri bisa mengarahkan pelanggannya ke ekosistem pembayaran sendiri.

Kenyataannya, kebijakan itu justru merugikan pelanggan setia mereka. Banyak pengguna yang terpaksa mengeluarkan dompet fisik atau membuka aplikasi Walmart Pay di tengah antrean kasir, sementara peritel lain sudah melayani pembayaran sekali sentuh. Perusahaan akhirnya mengakui bahwa penolakan ini menempatkan konsumennya pada posisi yang tidak menguntungkan.

Dalam pengumuman resminya, Walmart menyebut Tap to Pay sebagai tambahan yang memperkaya pilihan pembayaran yang sudah ada seperti tunai, kartu kredit, dan Walmart Pay.

"Tap to Pay adalah tambahan yang bagus untuk opsi pembayaran lain yang sudah ditawarkan seperti tunai, kartu kredit, atau Walmart Pay," demikian pernyataan perusahaan. "Memberi pelanggan dan anggota lebih banyak pilihan saat checkout adalah bagian dari upaya yang lebih luas untuk memudahkan mereka mengelola dan menggunakan uang."

Dampak ke Pengguna dan Pasar

Bagi konsumen Indonesia yang berbelanja di AS atau berencana berkunjung ke sana, perubahan ini menghilangkan hambatan utama saat bertransaksi di Walmart. Sebelumnya, wisatawan atau WNI yang tinggal di Amerika harus mengunduh aplikasi Walmart Pay dan mengaitkannya dengan kartu bank lokal—proses yang sering gagal karena bank Indonesia tidak terdaftar di sistem.

Dengan dukungan Apple Pay dan Google Pay, pengguna kartu kredit Indonesia yang sudah terhubung ke dompet digital internasional bisa langsung membayar tanpa konfigurasi tambahan. Ini juga berlaku untuk kartu debit berlogo Visa atau Mastercard yang mendukung tokenisasi.

Keputusan Walmart ini juga memberi sinyal kuat bahwa perlawanan terhadap standar pembayaran nirsentuh sudah berakhir. Satu-satunya peritel besar AS yang tersisa tanpa dukungan Apple Pay kini adalah H-E-B, jaringan supermarket Texas yang masih mengandalkan aplikasi internalnya sendiri.

Bagi pengguna iPhone dan perangkat Android, ini berarti pengalaman belanja di Walmart akan setara dengan di Target, Costco, atau Best Buy—tanpa perlu membuka aplikasi terpisah, tanpa PIN, dan tanpa proses scan barcode yang memakan waktu. Cukup dekatkan ponsel ke terminal, verifikasi dengan Face ID atau sidik jari, dan transaksi selesai dalam hitungan detik.

Reporter: Ridwan Azhari