Pencarian

Rizky Ridho, Thom Haye, Marselino, dan Ragnar Jadi Empat Pilar Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 • 17:35:31 WIB
Rizky Ridho, Thom Haye, Marselino, dan Ragnar Jadi Empat Pilar Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Rizky Ridho, Thom Haye, Marselino Ferdinan, dan Ragnar Oratmangoen dinilai menjadi empat pilar utama Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026.

Penilaian Luciano tidak berpatokan pada popularitas semata. Ia menekankan pentingnya fungsi, konsistensi, pengalaman, serta dampak nyata seorang pemain terhadap keseimbangan tim secara keseluruhan.

"Menurut saya pribadi, kalau kita berbicara tentang pemain yang paling penting atau bisa disebut tak tergantikan di Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026, saya tidak hanya melihat nama besar," ujar Luciano kepada Bola.com.

Rizky Ridho Jadi Komandan Pertahanan

Di lini belakang, Luciano menjagokan Rizky Ridho sebagai pemimpin pertahanan. Karakter agresif dan keberaniannya dalam duel dinilai menjadi modal utama menghadapi kerasnya persaingan di Asia Tenggara.

"Dia agresif, berani dalam duel, cukup tenang ketika menguasai bola dan memahami karakter sepak bola Indonesia. Pemain seperti Ridho sangat penting karena pertandingan di Asia Tenggara sering membutuhkan kekuatan fisik, konsentrasi, dan kemampuan membaca permainan," jelasnya.

Thom Haye dan Marselino Ferdinan: Duet Penyeimbang di Tengah

Poros tengah menjadi sektor dengan dua nama sekaligus. Thom Haye disebut sebagai jenderal lapangan tengah yang mampu mengatur ritme permainan serta menghubungkan pertahanan dengan lini serang.

"Dia memiliki kualitas passing, visi permainan, kemampuan mengatur tempo dan pengalaman. Ketika Indonesia membutuhkan kontrol permainan, Thom bisa menjadi pemain yang menghubungkan lini belakang dengan lini depan," tutur Luciano.

Berbeda dengan Thom, Marselino Ferdinan dianggap membawa dimensi permainan yang lebih eksplosif. Kreativitas dan keberaniannya melakukan penetrasi menjadi senjata saat tim kesulitan membongkar pertahanan lawan yang rapat.

Ragnar Oratmangoen: Ujung Tombak yang Tak Pernah Diam

Di sektor serang, Luciano menilai Ragnar Oratmangoen sebagai sosok yang ideal. Pergerakannya yang dinamis dan tanpa bola dianggap merepotkan pertahanan lawan.

"Ragnar sangat menarik bagi saya karena dia bukan hanya penyerang yang menunggu bola. Dia aktif bergerak, bisa membuka ruang, melakukan pressing, bermain melebar maupun masuk ke area tengah. Karakter seperti ini sangat berguna ketika menghadapi pertahanan lawan yang bermain rapat," pungkasnya.

Jens Raven Jadi Opsi Alternatif di Depan

Luciano juga memberikan catatan khusus untuk Jens Raven. Penyerang Bali United itu dinilai memiliki profil berbeda yang bisa menjadi alternatif ketika Indonesia membutuhkan permainan langsung.

"Dia memiliki karakter penyerang yang berbeda. Jens bisa memberikan kehadiran di dalam kotak penalti, duel fisik dan menjadi target ketika Indonesia membutuhkan permainan yang lebih langsung," tutup Luciano.

Sumber: liputan6.com

Follow liputanharian.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks