LIPUTANHARIAN.CO.ID — Kapolsek Metro Gambir AKBP Agus Ady Wijaya mengungkap modus penjambretan ponsel yang memanfaatkan Kawasaki Ninja untuk memepet korban dan kabur dengan kecepatan tinggi. Tersangka berinisial NAR menyasar pengendara berkecepatan rendah, pejalan kaki yang sedang menelepon, hingga pengguna ponsel yang berhenti di lampu merah. Aksi ini menyasar banyak perempuan, dengan iPhone sebagai target utama.
Kepolisian Sektor Metro Gambir membongkar cara kerja penjambretan ponsel yang berlangsung di kawasan Jakarta Pusat. Tersangka NAR memakai sepeda motor sport Kawasaki Ninja miliknya sendiri untuk mendekati korban, merebut ponsel, lalu melarikan diri.
Menurut Kapolsek Metro Gambir AKBP Agus Ady Wijaya, pemilihan motor berkapasitas mesin besar bukan tanpa alasan. Pelaku membutuhkan kendaraan yang mampu melaju cepat setelah mengambil barang korban.
Memepet dari Sisi Kanan atau Kiri Saat Korban Melambat
Agus menjelaskan, tersangka mengincar korban yang sedang berkendara dengan kecepatan rendah. Pelaku kemudian memepet dari sisi kanan atau kiri, menyambar ponsel, dan langsung memacu motornya.
Pola serupa diterapkan pada korban yang berjalan kaki. NAR memanfaatkan momen ketika korban sedang asyik menggunakan telepon seluler untuk mendekat dan mengambil ponselnya.
Di persimpangan atau lampu merah, tersangka menunggu korban berhenti. Begitu kendaraan korban diam, pelaku memepet dari sisi kanan atau kiri dan membawa kabur ponsel.
Kemampuan Kendarai Motor Sport Jadi Kunci Aksi
Yang membedakan NAR dari pelaku jambret lain adalah kemampuannya mengendarai motor sport sambil merebut barang korban. Agus menyebut tersangka bisa menggunakan tangan kanan maupun tangan kiri untuk mengambil ponsel tanpa kehilangan kendali.
"Pelaku ini sangat ahli dalam menggunakan motor, teknik motor dengan CC besar dengan kecepatan yang sangat tinggi. Melakukan pemepetan terhadap korban yang berkendara dengan kecepatan sedang," kata Agus seperti dikutip Antara.
Kemampuan itu, lanjut Agus, tidak dimiliki banyak orang. Mengendarai Kawasaki Ninja dalam kecepatan penuh sambil menyambar barang orang lain butuh keterampilan khusus.
"Jujur saja, tidak banyak orang bisa menggunakan Kawasaki dengan kecepatan penuh sambil mengambil barang orang. Dan dia bisa mengambil pakai tangan kiri maupun pakai tangan kanan," ujarnya.
Perempuan Pengguna iPhone Jadi Sasaran Utama
Dari sejumlah korban, tersangka lebih banyak menyasar perempuan yang sedang memakai ponsel sambil berjalan. Ponsel jenis iPhone menjadi salah satu target yang paling sering diambil.
"Dia memang spesialis handphone apa saja, tapi lebih banyak itu ternyata iPhone yang diambil," kata Agus.
Kawasaki Ninja yang dipakai tersangka merupakan miliknya sendiri. Motor itu disiapkan khusus untuk menjalankan aksi penjambretan karena mampu melaju cepat dan bermanuver di antara kendaraan lain.