LIPUTANHARIAN.CO.ID — Badan Kepegawaian Negara (BKN) menjalankan program profiling terhadap 600.000 ASN secara bertahap hingga akhir tahun ini, tanpa biaya bagi instansi peserta. Program ini menyasar seluruh ASN di Indonesia yang ingin memetakan potensi, kompetensi, dan rencana kariernya. Hasil profiling dapat diakses lewat BKPSDM maupun aplikasi ASN Digital.
Profiling bertujuan mengenali kemampuan dan potensi aparatur secara lebih menyeluruh. Kepala BKN Zudan menyatakan pemetaan ini menjadi dasar penempatan dan pengembangan ASN sesuai kebutuhan organisasi.
Apa Itu Profiling ASN dan Mengapa Penting
Profiling ASN memetakan potensi, kompetensi, talent DNA, rencana karier, hingga literasi digital setiap pegawai. Dengan data itu, pengembangan karier dan penempatan ASN bisa dilakukan lebih terarah.
Zudan menekankan program ini adalah bagian penting dari pembangunan manajemen talenta ASN berbasis data.
"Profiling ini dilakukan untuk mengetahui secara lebih komprehensif kemampuan dan potensi ASN sehingga dapat ditempatkan dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan organisasi," ungkap Zudan dalam siaran pers.
Siapa yang Sudah Ikut serta
Pemerintah Kota Pekanbaru mengikutsertakan 1.255 ASN dalam program ini. Pelaksanaannya melalui CACT dan PRO-ASN yang bekerja sama dengan BKN serta Kantor Regional XII BKN Pekanbaru.
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menilai profiling sebagai langkah awal untuk mendapat gambaran utuh soal kekuatan sumber daya manusia aparatur di instansinya.
"Profiling ini bukan untuk memberikan sanksi, tetapi menjadi media untuk melakukan evaluasi diri dan memetakan potensi secara jujur dan adil," ujar Markarius.
Manfaat bagi ASN dan Instansi
Hasil profiling menjadi bagian dari pemetaan ASN ke dalam talent pool berdasarkan potensi dan kinerja. Peserta bisa mengetahui hasilnya melalui BKPSDM maupun aplikasi ASN Digital.
Bagi instansi, data ini berguna sebagai dasar pengembangan karier, penempatan pegawai, dan pengelolaan talenta sesuai kompetensi masing-masing. Pemerintah Kota Pekanbaru berharap memiliki basis data talenta ASN yang lebih lengkap setelah program ini.
Cara Mengikuti Program
ASN yang berminat dapat mendaftar melalui instansinya masing-masing. Setiap instansi tidak dipungut biaya untuk mengikutkan para ASN pada program ini.
Informasi lebih lanjut soal jadwal dan teknis pelaksanaan dapat diakses melalui website resmi BKN atau BKPSDM di lingkungan instansi terkait.
Tips Menghadapi Profiling
Isi seluruh instrumen asesmen dengan jujur karena hasilnya dipakai untuk pemetaan karier, bukan penilaian sanksi. Siapkan data rencana karier dan kompetensi digital yang ingin dikembangkan agar pemetaan lebih akurat.
Profiling ini jadi kesempatan ASN mengenali potensi diri dan membuka jalur pengembangan karier yang lebih tepat.