LIPUTANHARIAN.CO.ID — Empat dekade kebersamaan Ahmad Dhani dan Andra Ramadhan terungkap lewat perayaan intim di Kemang, Jakarta Selatan. Momen ini menyoroti rahasia kecocokan weton serta awal mula terbentuknya Dewa 19 dari bangku sekolah menengah pertama yang kini menjadi inspirasi bagi banyak musisi muda Indonesia saat ini.
Perayaan empat puluh tahun persahabatan antara dua ikon musik rock Indonesia ini bukan sekadar nostalgia biasa. Di balik kekompakan mereka, tersimpan dinamika unik mulai dari kesan pertama yang kurang baik hingga kepercayaan pada spiritualitas Jawa yang memperkuat ikatan profesional maupun personal.
1. Bermula dari Kesan "Tengil" di SMP
Ahmad Dhani dan Andra Ramadhan pertama kali bertemu sebagai siswa di SMP Negeri 6 Surabaya pada tahun 1986. Menariknya, keduanya tidak langsung akrab karena berada di kelas berbeda saat masuk sekolah. Andra bahkan sempat memiliki persepsi negatif terhadap Dhani, menganggapnya sosok yang terlihat tengil sebelum akhirnya mengenal karakter asli sahabatnya tersebut lebih dalam melalui kegiatan bersama.
2. Cikal Bakal Dewa 19 dari Ekstrakurikuler
Gagasan membentuk grup musik legendaris Dewa 19 justru lahir dari lingkungan sekolah, bukan studio rekaman. Saat duduk di kelas dua, Dhani dan Andra mengikuti ekstrakurikuler musik yang sama. Interaksi rutin dalam kegiatan tersebut memicu kecocokan bermusik yang kemudian berkembang menjadi kerja sama profesional, menjadikan masa remaja mereka sebagai fondasi utama perjalanan karier panjang kedua musisi ini.
3. Jarang Bertengkar Sejak Remaja
Andra Ramadhan menegaskan bahwa pertengkaran serius antara dirinya dan Dhani sangat jarang terjadi selama empat puluh tahun. "Berantem itu jarang, paling cuma sekali. Itu pun yang cerita Ari Lasso. Kita saling memahami lah," ujar Andra saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (14/9/2026). Hubungan mereka digambarkan seperti saudara kandung yang telah saling memahami kebiasaan sejak usia belia.
4. Rahasia Kecocokan Weton Jumat Kliwon
Ahmad Dhani mengaitkan kekuatan hubungan mereka dengan aspek spiritualitas Jawa, khususnya kecocokan weton. Dhani memiliki weton Jumat Kliwon dengan neptu 14, sementara Andra berwetont Sabtu Pahing dengan neptu 18. Menurut Dhani, nilai neptu yang besar ini memberikan gengsi dan dukungan spiritual bagi kelangsungan Dewa 19, selain kemampuan teknis masing-masing sebagai komposer dan gitaris handal.
5. Perayaan Intim di Jakarta Selatan
Momentum empat dekade ini dirayakan melalui pertunjukan musik intim di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Senin (14/9/2026). Acara tersebut mempertemukan kembali narasi perjalanan mereka dari pelajar hingga menjadi raksasa industri musik. Dhani berharap kisah persahabatan yang tahan uji waktu ini dapat menjadi inspirasi nyata bagi generasi muda dan band lain untuk membina hubungan jangka panjang yang sehat.