Pencarian

Audisi PB Djarum 2026 Hari Keempat: Tim Pencari Bakat Kantongi Kandidat Super Tiket

Minggu, 13 September 2026 • 05:42:01 WIB
Audisi PB Djarum 2026 Hari Keempat: Tim Pencari Bakat Kantongi Kandidat Super Tiket
Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026 menyaring kandidat penerima Super Tiket pada hari keempat.

LIPUTANHARIAN.CO.ID — Memasuki hari keempat Audisi Umum PB Djarum Kudus 2026, persaingan memperebutkan Super Tiket makin ketat. Tim Pencari Bakat yang berisi sejumlah legenda bulutangkis nasional mulai menyaring nama-nama yang dinilai layak mendapat tiket istimewa tersebut.

Super Tiket bukan hadiah hiburan. Peserta yang gagal melaju jauh lewat jalur turnamen tetap bisa mendapatkannya jika dinilai punya kualitas dan ruang berkembang.

Hastomo Arbi Kantongi Beberapa Nama dari Sektor Putra

Anggota Tim Pencari Bakat sekaligus peraih Piala Thomas 1984, Hastomo Arbi, menyatakan sudah mencatat beberapa kandidat. Penilaiannya tidak berhenti pada hasil pertandingan.

Kemampuan teknis, karakter permainan, sampai potensi fisik peserta turut dipantau. Menurut Hastomo, proyeksi jangka panjang jadi pertimbangan utama.

"Saya mengantongi beberapa nama karena saya lihat skill mereka itu bagus sekali. Dari cara bertandingnya ada yang berbeda dari pemain lain dan juga dari postur tubuh. Tapi penilaian yang terpenting ialah bagaimana kita bisa memproyeksikan apakah mereka bisa diasah dan menjadi atlet berkualitas di masa mendatang," ujar Hastomo.

Jethro Alexander Kemas Tuntaskan Dendam Setahun

Salah satu peserta yang tampil menonjol di hari keempat adalah Jethro Alexander Kemas, atlet KU-11 putra asal Palembang. Audisi 2026 menjadi keikutsertaannya yang ketiga setelah 2024 dan 2025.

Tahun lalu, Jethro sempat menembus tahap karantina. Kondisi kesehatan yang tidak maksimal membuat penampilannya jauh dari performa terbaik, dan impiannya pupus.

Kemenangan Sabtu (12/9) terasa berbeda. Jethro mengalahkan pemain yang sebelumnya menyingkirkannya di audisi tahun lalu.

"Hari ini saya berhasil menang melawan pemain yang ngalahin saya di audisi tahun lalu, senang banget. Saya mau masuk PB Djarum supaya bisa menjadi pemain hebat. Terus juga bisa bikin bangga orang tua yang sudah banyak berkorban untuk saya latihan bulutangkis," kata Jethro.

Fighting Spirit Jadi Penilaian Utama

Tim Pencari Bakat menempatkan fighting spirit sebagai salah satu kriteria terpenting. Semangat bertanding dan daya juang di lapangan dinilai sama pentingnya dengan skill teknis.

Peserta yang tersingkir dini masih punya peluang selama menunjukkan karakter bertanding yang kuat. Pemantauan dilakukan menyeluruh, tidak hanya terpaku pada hasil akhir pertandingan.

Audisi Umum PB Djarum 2026 masih berlanjut. Tim Pencari Bakat akan terus memantau peserta sebelum memutuskan nama-nama penerima Super Tiket.

Sumber: liputan6.com

Follow liputanharian.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks